Balai sungai Papua lelang pekerjaan air bersih bagi Jayawijaya
Selasa, 3 Maret 2020 22:22 WIB
Kepala Balai Sungai Papua Merauke, Nimbrot Rumaropen.ANTARA/Marius Frisson Yewun
Wamena (ANTARA) - Balai Sungai Papua Merauke, yang membawahi beberapa kabupaten di pegunungan tengah Papua, melakukan lelang pekerjaan penyambungan pipa air bersih untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat di pusat Kota Jayawijaya.
Kepala Balai Wilayah Sungai Papua Merauke, Nimbrot Rumaropen di Wamena, Jayawijaya, Selasa, mengatakan lelang tersebut sudah termasuk dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2020 sebesar Rp8 miliar.
Anggaran itu akan digunakan untuk penyambungan pipa baru sebab debit air dari pipa lama yang diambil dari mata air Distrik Napua sudah berkurang dan mengakibatkan air PDAM tidak berfungsi di pusat kota.
"Tahun ini sudah ada Rp8 miliar dalam DIPA, sementara dalam proses lelang. Kalau tidak ada masalah mungkin di pertengahan Maret sudah bisa dilanjutkan pengerjaan yang tertunda beberapa tahun," katanya.
Penyediaan air bersih ini akan melibatkan tiga instansi yaitu Balai Wilayah Sungai Merauke untuk membangun kurang lebih enam kilometer pipa pengambilan air dan jaringan transmisi, serta Direktorat Jenderal Cipta Karya dan PDAM.
"Cipta karya dan PDAM akan mengkoneksikan ke jaringan PDAM lama untuk didistribusikan ke masyarakat," katanya.
Nimbrot Rumaropen mengatakan penyelesaian pipa di Jayawijaya baru dengan mencari sumber dari Kali Wasi ini bisa diselesaikan pada tahun 2021.
"Akan dikerjakan dua tahun anggaran dengan total anggaran kurang lebih Rp24 miliar," katanya.
Kepala Balai Wilayah Sungai Papua Merauke, Nimbrot Rumaropen di Wamena, Jayawijaya, Selasa, mengatakan lelang tersebut sudah termasuk dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2020 sebesar Rp8 miliar.
Anggaran itu akan digunakan untuk penyambungan pipa baru sebab debit air dari pipa lama yang diambil dari mata air Distrik Napua sudah berkurang dan mengakibatkan air PDAM tidak berfungsi di pusat kota.
"Tahun ini sudah ada Rp8 miliar dalam DIPA, sementara dalam proses lelang. Kalau tidak ada masalah mungkin di pertengahan Maret sudah bisa dilanjutkan pengerjaan yang tertunda beberapa tahun," katanya.
Penyediaan air bersih ini akan melibatkan tiga instansi yaitu Balai Wilayah Sungai Merauke untuk membangun kurang lebih enam kilometer pipa pengambilan air dan jaringan transmisi, serta Direktorat Jenderal Cipta Karya dan PDAM.
"Cipta karya dan PDAM akan mengkoneksikan ke jaringan PDAM lama untuk didistribusikan ke masyarakat," katanya.
Nimbrot Rumaropen mengatakan penyelesaian pipa di Jayawijaya baru dengan mencari sumber dari Kali Wasi ini bisa diselesaikan pada tahun 2021.
"Akan dikerjakan dua tahun anggaran dengan total anggaran kurang lebih Rp24 miliar," katanya.
Pewarta : Marius Frisson Yewun
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kementerian PU pastikan normalisasi lima Daerah Aliran Sungai Wamena 2026
22 December 2025 14:24 WIB
Tim SAR gabungan dikerahkan untuk mencari warga tenggelam di Sungai Digoel
07 December 2025 19:23 WIB
SAR gabungan evakuasi perahu mati mesin bawa tenaga kesehatan di Sungai Digoel
05 December 2025 2:27 WIB
Pemkab memperkuat wawasan mitigasi warga Jayawijaya antisipasi bencana alam
17 November 2025 16:46 WIB
15 orang hilang terseret banjir saat seberangi sungai Panpan di Distrik Dal Nduga
03 November 2025 13:55 WIB
Waket MRP Pegunungan harap pemda batasi aktivitas galian C tak ramah lingkungan
15 June 2025 22:13 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemprov tegaskan "Bangga Kencana" jadi pilar utama pembangunan keluarga Papua
15 April 2026 7:04 WIB