Menhan Prabowo Subianto sebut China tawarkan bantuan penanganan COVID-19
Senin, 23 Maret 2020 13:25 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat meninjau pesawat C130 Hercules milik TNI AU yang mengangkut alat kesehatan COVID-19 dari Shanghai, China di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (23/3/2020). (ANTARA/HO-Humas Kemhan)
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyebutkan, dirinya mendapatkan tawaran dari Menteri Pertahanan China terkait bantuan untuk penanganan COVID-19.
"Saya sendiri sudah berkomunikasi dengan Menhan Tiongkok, beliau menanyakan kebutuhan kita apa? Saya sudah kirim daftar, tapi entah apa yang dipenuhi nanti," kata Prabowo di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin.
Menurut dia, hal ini merupakan salah satu wujud kerja sama internasional, terutama dengan China. Oleh karena itu, Prabowo menyambut baik tawaran tersebut. Terlebih, China sudah berpengalaman dalam menghadapi gelombang dahsyat COVID-19.
"Ini merupakan bentuk kerja sama internasional. Mereka sudah lewati gelombang dahsyat COVID-19, jadi mereka tawarkan kepada kita, kita sambut," kata mantan Danjen Kopassus ini.
Prabowo menyebutkan, salah satu alat kesehatan yang masih dibutuhkan Indonesia untuk menangani COVID-19 adalah ventilator atau alat bantu napas, tes cepat, alat tes yang lengkap, dan APD.
Dalam kesempatan itu, Prabowo menerima alat kesehatan untuk penanganan COVID-19 yang dijemput tim TNI AU dari Shanghai, China sebanyak 12 ton.
Alat kesehatan yang diterima Prabowo ini antara lain tutup kepala dan sepatu, serta kacamata.
Menurut Prabowo, alat kesehatan ini segera didistribusikan ke rumah sakit yang menjadi rujukan untuk menangani COVID-19.
"Segera didistribusikan ke rumah sakit-rumah sakit dan ini akan kita laksanakan terus-menerus," ucapnya.
Hadir dalam kegiatan itu, antara lain, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Menkes Terawan Agus Putranto, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid.
"Saya sendiri sudah berkomunikasi dengan Menhan Tiongkok, beliau menanyakan kebutuhan kita apa? Saya sudah kirim daftar, tapi entah apa yang dipenuhi nanti," kata Prabowo di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin.
Menurut dia, hal ini merupakan salah satu wujud kerja sama internasional, terutama dengan China. Oleh karena itu, Prabowo menyambut baik tawaran tersebut. Terlebih, China sudah berpengalaman dalam menghadapi gelombang dahsyat COVID-19.
"Ini merupakan bentuk kerja sama internasional. Mereka sudah lewati gelombang dahsyat COVID-19, jadi mereka tawarkan kepada kita, kita sambut," kata mantan Danjen Kopassus ini.
Prabowo menyebutkan, salah satu alat kesehatan yang masih dibutuhkan Indonesia untuk menangani COVID-19 adalah ventilator atau alat bantu napas, tes cepat, alat tes yang lengkap, dan APD.
Dalam kesempatan itu, Prabowo menerima alat kesehatan untuk penanganan COVID-19 yang dijemput tim TNI AU dari Shanghai, China sebanyak 12 ton.
Alat kesehatan yang diterima Prabowo ini antara lain tutup kepala dan sepatu, serta kacamata.
Menurut Prabowo, alat kesehatan ini segera didistribusikan ke rumah sakit yang menjadi rujukan untuk menangani COVID-19.
"Segera didistribusikan ke rumah sakit-rumah sakit dan ini akan kita laksanakan terus-menerus," ucapnya.
Hadir dalam kegiatan itu, antara lain, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Menkes Terawan Agus Putranto, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid.
Pewarta : Syaiful Hakim
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Prabowo minta dana otsus Papua tidak dipakai untuk dinas luar negeri
17 December 2025 9:04 WIB
Pangkogabwilhan III serahkan bantuan Presiden Prabowo Subianto ke warga Kuyawage
18 October 2025 21:43 WIB
Presiden Prabowo lantik Velix Wanggai ketua Komite Percepatan Pembangunan Otsus Papua
08 October 2025 18:57 WIB
Presiden Prabowo lantik pasangan Gubernur Papua Pegunungan John Tabo-Ones Pahabol
17 April 2025 16:46 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Kemendagri pastikan lelang pembangunan KIPP Papua Pegunungan dilaksanakan Juni 2026
08 March 2026 10:28 WIB
Gubernur Fakhiri sebut RPJMD 2025--2029 jadi pijakan transformasi pembangunan Papua
06 March 2026 8:17 WIB
Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Papua gandeng Polri amankan lapas di Bumi Cenderawasih
04 March 2026 18:37 WIB
Gubernur Papua Selatan minta ASN berada di garis depan guna menjaga toleransi
27 February 2026 6:28 WIB