Wali Kota Bogor Bima Arya dinyatakan sehat dan diizinkan pulang
Sabtu, 11 April 2020 22:41 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto di ruang isolasi RSUD Kota Bogor (ANTARA/HO/Bima Arya)
Bogor (ANTARA) - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto yang menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Kota Bogor setelah terkonfirmasi positif COVID-19 sejak 22 hari lalu, pada hari Sabtu (11/4), dinyatakan sehat dan diizinkan pulang oleh tim dokter.
Direktur RSUD Kota Bogor, Ilham Chaidir, di Kota Bogor, Sabtu, membenarkan kabar diizinkannya Bima Arya untuk kembali ke rumahnya.
"Tim dokter yang merawatnya, menyatakan Pak Bima Arya sudah sehat secara klinis, dan dengan pertimbangan-pertimbangan untuk mempercepat pemulihan," kata Ilham Chaidir.
Menurut Ilham Chaidir, kondisi Bima Arya terus membaik dan perubahannya membaik sangat signifikan. "Pak Bima akan melanjutkan isolasi mandiri di rumah. Hasilnya bisa lebih baik, karena lebih rileks, sehingga dapat proses pemulihan bisa lebih cepat," katanya.
Mantan Kepala UPTD Puskesmas Tanah Sareal Kota Bogor ini menjelaskan, Bima Arya setelah pulang ke rumah, direkomendasikan untuk tetap mengikuti prosedur isolasi secara mandiri.
"Pak Wali sudah tidak perlu lagi didampingi perawat, hanya isolasi mandiri seperti yang lain. Obat-oabatan sudah dibekali dan harus minum sesuai aturan," katanya.
Menurut Ilham, isolasi mandiri yang tetap dijalani Bima Arya di rumahnya adalah, harus tetap berada di kamar khusus, selalu memakai masker, harus rajin mencuci tangan menggunakan sabun, rileks, dan makan makanan bergizi tinggi.
Sementara itu, Bima Arya menyatakan, kondisinya terus stabil dan membaik. "Alhamdulillah. Setelah 22 hari dirawat di RSUD, hari ini, tim dokter RSUD membolehkan saya untuk pulang dan melanjutkan isolasi secara mandiri di rumah, sambil menunggu hasil swab," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Bima mengucapkan terima kasihnya kepada dokter, perawat, dan semua pihak yang telah membantu pemulihannya.
"Saya kehabisan kata-kata untuk mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim medis dan non-medis di RSUD, yang dengan super sabar dan ekstra berani telah merawat saya. Walau tatapan mata terhalang APD (alat pelindung diri), tapi ketulusannya terasa sampai ke jiwa. Terimakasih semua dan sehat selalu," katanya.
Bima juga mengingatkan, warga Kota Bogor untuk terus mengikuti arahan dari pemerintah, baik "physical distancing" maupun pembatasan sosial berskala besar (PSBB), karena virus COVID-19 ini tidak pandang bulu bisa menyerang siapapun," katanya.
Direktur RSUD Kota Bogor, Ilham Chaidir, di Kota Bogor, Sabtu, membenarkan kabar diizinkannya Bima Arya untuk kembali ke rumahnya.
"Tim dokter yang merawatnya, menyatakan Pak Bima Arya sudah sehat secara klinis, dan dengan pertimbangan-pertimbangan untuk mempercepat pemulihan," kata Ilham Chaidir.
Menurut Ilham Chaidir, kondisi Bima Arya terus membaik dan perubahannya membaik sangat signifikan. "Pak Bima akan melanjutkan isolasi mandiri di rumah. Hasilnya bisa lebih baik, karena lebih rileks, sehingga dapat proses pemulihan bisa lebih cepat," katanya.
Mantan Kepala UPTD Puskesmas Tanah Sareal Kota Bogor ini menjelaskan, Bima Arya setelah pulang ke rumah, direkomendasikan untuk tetap mengikuti prosedur isolasi secara mandiri.
"Pak Wali sudah tidak perlu lagi didampingi perawat, hanya isolasi mandiri seperti yang lain. Obat-oabatan sudah dibekali dan harus minum sesuai aturan," katanya.
Menurut Ilham, isolasi mandiri yang tetap dijalani Bima Arya di rumahnya adalah, harus tetap berada di kamar khusus, selalu memakai masker, harus rajin mencuci tangan menggunakan sabun, rileks, dan makan makanan bergizi tinggi.
Sementara itu, Bima Arya menyatakan, kondisinya terus stabil dan membaik. "Alhamdulillah. Setelah 22 hari dirawat di RSUD, hari ini, tim dokter RSUD membolehkan saya untuk pulang dan melanjutkan isolasi secara mandiri di rumah, sambil menunggu hasil swab," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Bima mengucapkan terima kasihnya kepada dokter, perawat, dan semua pihak yang telah membantu pemulihannya.
"Saya kehabisan kata-kata untuk mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim medis dan non-medis di RSUD, yang dengan super sabar dan ekstra berani telah merawat saya. Walau tatapan mata terhalang APD (alat pelindung diri), tapi ketulusannya terasa sampai ke jiwa. Terimakasih semua dan sehat selalu," katanya.
Bima juga mengingatkan, warga Kota Bogor untuk terus mengikuti arahan dari pemerintah, baik "physical distancing" maupun pembatasan sosial berskala besar (PSBB), karena virus COVID-19 ini tidak pandang bulu bisa menyerang siapapun," katanya.
Pewarta : Riza Harahap
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menteri BUMN dorong 685 UMKM Mataram manfaatkan platform Pasar Digital
18 March 2022 21:11 WIB, 2022
Erick Thohir dukung 50 ribu rumah tangga di Gowa jadi pengusaha mikro
25 February 2022 13:26 WIB, 2022
Erick Thohir dukung UMKM Jakarta naik kelas melalui bantuan kemasan
14 February 2022 12:21 WIB, 2022
Pj Ketua Umum HMI Arya: Kongres ajang kematangan kader sebelum mengabdi
17 March 2021 14:14 WIB, 2021
Wali Kota Bogor Bima Arya penerima penghargaan Anugerah Kebudayaan PWI
09 February 2021 17:16 WIB, 2021
Akabri 2001 Dwipa Arya kirim bantuan sosial korban gempa Sulbar dan Kalsel
29 January 2021 18:57 WIB, 2021
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemkot Jayapura pastikan pelayanan pendidikan dan bantuan sosial tepat sasaran
21 May 2026 14:57 WIB
KPU Papua Pegunungan beri bantuan sosial ke pengungsi di Wamena pascaperang suku
19 May 2026 13:56 WIB
Pemprov Papua Selatan ajak warga Merauke dukung program pembangunan berkelanjutan
18 May 2026 16:59 WIB