
DLH Jayawijaya gandeng satuan pendidikan dalam pengelolaan sampah

Wamena (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan menggandeng satuan pendidikan mulai SD-SMA/SMK di daerah itu dalam pengelolaan sampah yang baik.
Pelaksana Tugas Kepala DLH Kabupaten Jayawijaya dr Idawati Waromi di Wamena, Rabu, mengatakan untuk penataan Kota Wamena satuan pendidikan di daerah ini akan dilibatkan dalam pengelolaan sampah yang baik.
“Kami juga telah turun di beberapa sekolah di Jayawijaya untuk menyosialisasikan kepada guru dan siswa untuk bersama-sama menjaga kebersihan diri, rumah, lingkungan dan halaman sekolah dengan membuang sampah pada teman dan waktu yang telah ditentukan,” katanya.
Menurut dia, pelayanan armada kebersihan tidak hanya di perumahan warga tetapi juga di area lingkungan sekolah juga dilakukan supaya sampah-sampah yang ada di tempat itu bisa diangkut ke tempat pembuangan sampah (TPS).
“Ada tempat pembuangan sampah atau TPS dekat dengan SMA Negeri 1 Wamena kami sengaja tutup dan dialihkan ke tempat lain. Alasan kami tutup karena dekat dengan lingkungan sekolah dan dapat mengganggu aktivitas belajar mengajar,” ujarnya.
Dia menjelaskan armada kebersihan yang beroperasi di Kota Wamena dan sekitarnya setiap hari kurang lebih 15 truk dan lima motor.
“Kendaraan DLH terus melakukan layanan untuk membantu menciptakan Wamena sebagai kota damai, aman, nyaman dan indah (Dani). Kami juga berharap kerja sama masyarakat untuk membuang sampah mulai pukul 18.00 WIT hingga 06.00 WIT,” katanya.
Pihaknya juga telah melakukan sosialisasi mengenai peraturan retribusi sampah rumah tangga yang mulai diberlakukan dalam tahun ini.
“Kami telah melakukan sosialisasi mengenai peraturan, dasar hukum retribusi sampah rumah tangga kepada masyarakat di 40 distrik se-Kabupaten Jayawijaya. Setiap keluarga nantinya harus membayar retribusi sampah rumah tangga Rp30.000 per bulan,” ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
