Dua hari lebaran di Kabupaten Bogor nihil kasus pandemi COVID-19
Selasa, 26 Mei 2020 4:53 WIB
Bupati Bogor sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor, Ade Yasin. ANTARA/M Fikri Setiawan
Cibinong, Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor Jawa Barat mengumumkan bahwa tidak ditemukan atau nihil kasus baru pandemi COVID-19 pada dua hari lebaran 1441 Hijriah, pada Minggu dan Senin.
"Tidak ada tambahan kasus positif baru, sembuh maupun meninggal," kata Bupati Bogor Ade Yasin dalam keterangan tertulisnya, Senin malam.
Nihilnya kasus baru COVID-19 di Kabupaten Bogor selama dua hari berturut-turut ini juga sempat terjadi pada Rabu dan Kamis (21/5). Padahal, saat itu angka penularan COVID-19 di tingkat nasional sedang mengalami peningkatan tertinggi selama pandemi.
Hingga Senin (25/5) malam, ada sebanyak 180 pasien COVID-19 di Kabupaten Bogor, sebanyak 40 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh dari COVID-19, dan 12 orang lainnya dilaporkan meninggal dunia.
Di samping itu Pemkab Bogor juga mencatat ada sebanyak 1.534 orang dalam pemantauan (ODP), 1.301 di antaranya sudah selesai dipantau, dan 1.488 pasien dalam pengawasan (PDP), 1.112 di antaranya sudah selesai diawasi.
Ia mengatakan, dari 1.112 PDP yang sudah selesai diawasi, ada sebanyak 84 pasien yang meninggal sebelum dinyatakan positif ataupun negatif COVID-19 melalui hasil swab.
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor itu menyebutkan, 180 pasien COVID-19 itu berdomisili di 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor. Dari 19 kecamatan, Gunung Putri merupakan wilayah dengan pasien COVID-19 terbanyak, yakni 30 orang. Kemudian wilayah terbanyak kedua yaitu Kecamatan Cileungsi, 25 orang.
"Tidak ada tambahan kasus positif baru, sembuh maupun meninggal," kata Bupati Bogor Ade Yasin dalam keterangan tertulisnya, Senin malam.
Nihilnya kasus baru COVID-19 di Kabupaten Bogor selama dua hari berturut-turut ini juga sempat terjadi pada Rabu dan Kamis (21/5). Padahal, saat itu angka penularan COVID-19 di tingkat nasional sedang mengalami peningkatan tertinggi selama pandemi.
Hingga Senin (25/5) malam, ada sebanyak 180 pasien COVID-19 di Kabupaten Bogor, sebanyak 40 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh dari COVID-19, dan 12 orang lainnya dilaporkan meninggal dunia.
Di samping itu Pemkab Bogor juga mencatat ada sebanyak 1.534 orang dalam pemantauan (ODP), 1.301 di antaranya sudah selesai dipantau, dan 1.488 pasien dalam pengawasan (PDP), 1.112 di antaranya sudah selesai diawasi.
Ia mengatakan, dari 1.112 PDP yang sudah selesai diawasi, ada sebanyak 84 pasien yang meninggal sebelum dinyatakan positif ataupun negatif COVID-19 melalui hasil swab.
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor itu menyebutkan, 180 pasien COVID-19 itu berdomisili di 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor. Dari 19 kecamatan, Gunung Putri merupakan wilayah dengan pasien COVID-19 terbanyak, yakni 30 orang. Kemudian wilayah terbanyak kedua yaitu Kecamatan Cileungsi, 25 orang.
Pewarta : M Fikri Setiawan
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemkot Jayapura pastikan pelayanan pendidikan dan bantuan sosial tepat sasaran
21 May 2026 14:57 WIB
KPU Papua Pegunungan beri bantuan sosial ke pengungsi di Wamena pascaperang suku
19 May 2026 13:56 WIB
Pemprov Papua Selatan ajak warga Merauke dukung program pembangunan berkelanjutan
18 May 2026 16:59 WIB