100 "pahlawan COVID-19" peringati Hari Pahlawan di Wisma Atlet Jakarta
Selasa, 10 November 2020 15:39 WIB
Para tenaga medis dan pasien COVID-19 mengikuti Upacara Hari Pahlawan di zona merah Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/11/2020). (ANTARA/HO RS Wisma Atlet)
Jakarta (ANTARA) - Sekitar 100 "pahlawan COVID-19" yang merupakan tenaga kesehatan Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Selasa, memperingati Hari Pahlawan ke-75 dengan melakukan upacara mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap.
Upacara Hari Pahlawan yang berlokasi di zona merah Wisma Atlet ini dipimpin langsung Koordinator RSDC Wisma Atlet Mayjen TNI Tugas Ratmono, sedangkan komandan lapangan RSDC Wisma Atlet Kemayoran Letkol Laut drg M Arifin menjadi komandan upacara.
"Peringatan Hari Pahlawan tahun ini adalah peringatan yang paling bersejarah karena berlangsung di saat bangsa Indonesia berperang melawan pandemi COVID-19, ujar Tugas selaku inspektur upacara yang dalam kesempatan itu membacakan sambutan Menteri Sosial.
Dalam peringatan tersebut, seluruh peserta yang hadir mengenakan pakaian APD lengkap berwarna merah dan putih.
Tugas mengatakan penggunaan APD tersebut dimaksudkan sebagai simbol bahwa saat ini para tenaga kesehatan tengah berjuang keras melawan COVID-19.
Dalam konteks peringatan Hari Pahlawan, kata dia, para tenaga kesehatan sesungguhnya merupakan pahlawan kemanusiaan yang berjuang menyelamatkan ribuan nyawa pasien COVID-19.
"Sejak bulan Maret 2020 ada sekitar 15 ribu pasien yang sudah dirawat di Wisma Atlet ini," ucap jenderal bintang dua itu.
Tugas menambahkan, perjuangan para tenaga kesehatan di Wisma Atlet sudah menunjukkan hasil yang menggembirakan lantaran jumlah pasien yang sembuh di rumah sakit itu telah mencapai 85 persen.
Sementara jumlah pasien yang dirawat di Wisma Atlet menurun drastis. Di Tower 4 saat ini sudah tidak ada lagi pasien yang menjalani perawatan.
Sedangkan pasien OTG yang masih menjalani perwatan di Tower 5 berjumlah 539 pasien. Adapun Tower 6 dan 7 merawat 1036 pasien bergejala ringan dan sedang. Jumlah pasien yang sembuh dan dipulangkan kini lebih banyak dari jumlah pasien baru yang masuk ke Wisma Atlet.
Sementara itu, Letkol Laut drg M Arifin optimis badai pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia saat ini pasti akan berakhir.
"Peringatan Hari Pahlawan tahun ini dengan APD lengkap adalah yang pertama dan terakhir. Di tahun mendatang kita akan memperingati Hari Pahlawan secara normal lagi," tegas M Arifin.
Dia mengatakan kekompakan para tenaga kesehatan di Wisma Atlet sebagai pejuang kemanusiaan telah menginspirasi warga untuk turut serta berjuang melawan COVID-19. Buktinya, kata dia, jumlah warga yang dirawat di Wisma Atlet menurun secara derastis.
"Karena sesungguhnya wargalah yang menjadi garda terdepan dalam memutus rantai penyebaran COVID-19," kata Arifin.
Dalam acara tersebut, dua orang pasien yang hari ini selesai menjalani masa isolasi di Wisma Atlet, yakni W dan RN menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas pelayanan dan perawatan nakes Wisma Atlet selama 14 hari menjalani isolasi.
Kedua pasien tersebut kemudian memberikan hadiah karangan bunga kepada Arifin yang disambut gemuruh tepuk tangan dari para tenaga kesehatan.
Secara keseluruhan, peringatan Hari Pahlawan di Wisma Atlet ini berlangsung hikmat dan meriah. Ratusan pasien yang masih menjalani isolasi dan perawatan di tower 5, 6 dan 7 Wisma Atlet, juga turut menyaksikan dari dekat jalannya upacara.
Upacara Hari Pahlawan yang berlokasi di zona merah Wisma Atlet ini dipimpin langsung Koordinator RSDC Wisma Atlet Mayjen TNI Tugas Ratmono, sedangkan komandan lapangan RSDC Wisma Atlet Kemayoran Letkol Laut drg M Arifin menjadi komandan upacara.
"Peringatan Hari Pahlawan tahun ini adalah peringatan yang paling bersejarah karena berlangsung di saat bangsa Indonesia berperang melawan pandemi COVID-19, ujar Tugas selaku inspektur upacara yang dalam kesempatan itu membacakan sambutan Menteri Sosial.
Dalam peringatan tersebut, seluruh peserta yang hadir mengenakan pakaian APD lengkap berwarna merah dan putih.
Tugas mengatakan penggunaan APD tersebut dimaksudkan sebagai simbol bahwa saat ini para tenaga kesehatan tengah berjuang keras melawan COVID-19.
Dalam konteks peringatan Hari Pahlawan, kata dia, para tenaga kesehatan sesungguhnya merupakan pahlawan kemanusiaan yang berjuang menyelamatkan ribuan nyawa pasien COVID-19.
"Sejak bulan Maret 2020 ada sekitar 15 ribu pasien yang sudah dirawat di Wisma Atlet ini," ucap jenderal bintang dua itu.
Tugas menambahkan, perjuangan para tenaga kesehatan di Wisma Atlet sudah menunjukkan hasil yang menggembirakan lantaran jumlah pasien yang sembuh di rumah sakit itu telah mencapai 85 persen.
Sementara jumlah pasien yang dirawat di Wisma Atlet menurun drastis. Di Tower 4 saat ini sudah tidak ada lagi pasien yang menjalani perawatan.
Sedangkan pasien OTG yang masih menjalani perwatan di Tower 5 berjumlah 539 pasien. Adapun Tower 6 dan 7 merawat 1036 pasien bergejala ringan dan sedang. Jumlah pasien yang sembuh dan dipulangkan kini lebih banyak dari jumlah pasien baru yang masuk ke Wisma Atlet.
Sementara itu, Letkol Laut drg M Arifin optimis badai pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia saat ini pasti akan berakhir.
"Peringatan Hari Pahlawan tahun ini dengan APD lengkap adalah yang pertama dan terakhir. Di tahun mendatang kita akan memperingati Hari Pahlawan secara normal lagi," tegas M Arifin.
Dia mengatakan kekompakan para tenaga kesehatan di Wisma Atlet sebagai pejuang kemanusiaan telah menginspirasi warga untuk turut serta berjuang melawan COVID-19. Buktinya, kata dia, jumlah warga yang dirawat di Wisma Atlet menurun secara derastis.
"Karena sesungguhnya wargalah yang menjadi garda terdepan dalam memutus rantai penyebaran COVID-19," kata Arifin.
Dalam acara tersebut, dua orang pasien yang hari ini selesai menjalani masa isolasi di Wisma Atlet, yakni W dan RN menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas pelayanan dan perawatan nakes Wisma Atlet selama 14 hari menjalani isolasi.
Kedua pasien tersebut kemudian memberikan hadiah karangan bunga kepada Arifin yang disambut gemuruh tepuk tangan dari para tenaga kesehatan.
Secara keseluruhan, peringatan Hari Pahlawan di Wisma Atlet ini berlangsung hikmat dan meriah. Ratusan pasien yang masih menjalani isolasi dan perawatan di tower 5, 6 dan 7 Wisma Atlet, juga turut menyaksikan dari dekat jalannya upacara.
Pewarta : Fathur Rochman
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KNPI: Pentingnya sosialisasikan empat pilar kebangsaan bagi pemuda di Papua
10 November 2025 23:59 WIB
Wagub Ones Pahabol: Semangat Hari Pahlawan mempercepat pembangunan Papua Pegunungan
10 November 2025 17:06 WIB
Pemkot Jayapura mengajak generasi muda memaknai Hari Pahlawan dengan berkarya
10 November 2025 15:24 WIB
Pemkab Biak Numfor ajak warga teladani pahlawan Martha Christina Tiahahu
02 January 2025 18:03 WIB, 2025
Pj Bupati Jayapura ajak masyarakat pedomani sikap patriotisme pahlawan
18 August 2024 11:57 WIB, 2024
Dandim 1708 Biak: Pawai Merah Putih gelorakan jiwa patriotisme anak muda
15 August 2024 17:25 WIB, 2024
Danlanud Jayapura ziarahi makam pahlawan sambut Hari Bakti ke-77 TNI AU
26 July 2024 16:19 WIB, 2024
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemkot Jayapura pastikan pelayanan pendidikan dan bantuan sosial tepat sasaran
21 May 2026 14:57 WIB
KPU Papua Pegunungan beri bantuan sosial ke pengungsi di Wamena pascaperang suku
19 May 2026 13:56 WIB
Pemprov Papua Selatan ajak warga Merauke dukung program pembangunan berkelanjutan
18 May 2026 16:59 WIB