Kapolda Papua bantu alat tulis bagi anak putus sekolah di Komba Sentani
Rabu, 5 Juni 2024 19:21 WIB
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri saat memberikan bantuan berupa alat belajar dan meja ke anak-anak putus sekolah di Komba, Sentani. ANTARA/Evarukdijati
Jayapura (ANTARA) - Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri, Rabu menyerahkan bantuan alat tulis dan meja kecil ke kelompok belajar di Kombe, Sentani, Kabupaten Jayapura.
Penyerahan bantuan itu dilakukan setelah melihat anak-anak putus sekolah yang belum lancar membaca dan menulis, tengah belajar di rumah ibu guru Agustina Felle dengan menggunakan peralatan bekas .
Kapolda Papua menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi dan kepedulian ibu guru Felle bersama anggota Bhabinkamtibmas yang meluangkan waktu mengajar anak-anak putus sekolah agar mereka bisa membaca, menulis serta berhitung.
"Saya mengapresiasi apa yang sudah dilakukan baik ibu guru Felle maupun anggota Bhabinkamtibmas yang meluangkan waktu mengajar anak-anak putus sekolah," kata Kapolda Irjen Pol Fakhiri.
Agustina Felle yang mengajar di SDN Komba, Sentani mengaku sengaja memberikan ruangan di rumahnya untuk anak-anak belajar agar mereka lancar membaca, menulis dan berhitung seperti rekan-rekannya.
"Memang anak-anak yang belajar tidak semua putus sekolah karena ada yang masih sekolah namun tidak naik kelas karena belum bisa baca dan tulis dengan lancar," jelas ibu guru Felle.
Diakui, kegiatan belajar mengajar itu dilakukan setiap hari sekitar satu jam dan animo anak-anak untuk belajar cukup tinggi.
Ada sekitar 40 anak yang belajar termasuk diantaranya yang putus sekolah dengan menggunakan peralatan terbatas misalnya kertas bekas dan beralas lantai.
"Mudah-mudahan dengan adanya bantuan meja kecil dan peralatan menulis diharapkan dapat meningkatkan animo anak-anak untuk belajar sehingga mereka bisa baca dan tulis dengan lancar," harap ibu guru Agustina Felle.
Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus WA Maclarimboen mengakui, Polres Jayapura mempunyai program gerakan baca tulis (gabus) yang menargetkan mengurangi jumlah warga termasuk anak-anak yang tidak bisa baca tulis
Dari program tersebut ada beberapa orang diantaranya yang sudah ikut program pendidikan kesetaraan (paket) baik A maupun B.
Bahkan saat ini ada empat orang yang sudah siap mengikuti program tersebut, kata Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus WA Maclarimboen.
Penyerahan bantuan itu dilakukan setelah melihat anak-anak putus sekolah yang belum lancar membaca dan menulis, tengah belajar di rumah ibu guru Agustina Felle dengan menggunakan peralatan bekas .
Kapolda Papua menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi dan kepedulian ibu guru Felle bersama anggota Bhabinkamtibmas yang meluangkan waktu mengajar anak-anak putus sekolah agar mereka bisa membaca, menulis serta berhitung.
"Saya mengapresiasi apa yang sudah dilakukan baik ibu guru Felle maupun anggota Bhabinkamtibmas yang meluangkan waktu mengajar anak-anak putus sekolah," kata Kapolda Irjen Pol Fakhiri.
Agustina Felle yang mengajar di SDN Komba, Sentani mengaku sengaja memberikan ruangan di rumahnya untuk anak-anak belajar agar mereka lancar membaca, menulis dan berhitung seperti rekan-rekannya.
"Memang anak-anak yang belajar tidak semua putus sekolah karena ada yang masih sekolah namun tidak naik kelas karena belum bisa baca dan tulis dengan lancar," jelas ibu guru Felle.
Diakui, kegiatan belajar mengajar itu dilakukan setiap hari sekitar satu jam dan animo anak-anak untuk belajar cukup tinggi.
Ada sekitar 40 anak yang belajar termasuk diantaranya yang putus sekolah dengan menggunakan peralatan terbatas misalnya kertas bekas dan beralas lantai.
"Mudah-mudahan dengan adanya bantuan meja kecil dan peralatan menulis diharapkan dapat meningkatkan animo anak-anak untuk belajar sehingga mereka bisa baca dan tulis dengan lancar," harap ibu guru Agustina Felle.
Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus WA Maclarimboen mengakui, Polres Jayapura mempunyai program gerakan baca tulis (gabus) yang menargetkan mengurangi jumlah warga termasuk anak-anak yang tidak bisa baca tulis
Dari program tersebut ada beberapa orang diantaranya yang sudah ikut program pendidikan kesetaraan (paket) baik A maupun B.
Bahkan saat ini ada empat orang yang sudah siap mengikuti program tersebut, kata Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus WA Maclarimboen.
Pewarta : Evarukdijati
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur Papua komitmen kembangkan Bandara Serui perkuat konektivitas transportasi
22 May 2026 9:46 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemkot Jayapura pastikan pelayanan pendidikan dan bantuan sosial tepat sasaran
21 May 2026 14:57 WIB
KPU Papua Pegunungan beri bantuan sosial ke pengungsi di Wamena pascaperang suku
19 May 2026 13:56 WIB
Pemprov Papua Selatan ajak warga Merauke dukung program pembangunan berkelanjutan
18 May 2026 16:59 WIB