Pemkab Mimika: Identitas kependudukan digital mendukung smart city
Kamis, 1 Agustus 2024 21:45 WIB
Asisten I Setda Kabupaten Mimika Septinus Timang saat pembukaan sosialisasi peran IKD dalam mendukung transformasi digital untuk pelayanan publik di Timika. (ANTARA/Agustina Estevani Janggo)
Timika (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Provinsi Papua Tengah, mengatakan Identitas Kependudukan Digital (IKD) menjadi salah satu langkah dalam mendukung smart city di daerah itu.
Asisten I Setda Kabupaten Mimika Septinus Timang di Timika, Kamis, mengatakan IKD dapat mengaplikasikan pelayanan dasar dengan mudah dan tersistem serta terjamin aman.
"Inisiatif melaksanakan IKD guna mendukung langkah menuju smart city di Kabupaten Mimika, melalui percepatan teknologi informasi," katanya.
Menurut Septinus, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Mimika merupakan salah satu instansi yang paling diandalkan dalam mengembangkan tugasnya, tidak sekedar lembaga administrasi tetapi menjadi pilar struktur kependudukan.
"Dengan kemajuan teknologi saat ini, masyarakat semakin dituntut untuk ikut mengenal teknologi termasuk dengan IKD ini," ujarnya.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mimika Slamet Sutejo menjelaskan pihaknya melibatkan 13 Sekolah Menengah Atas (SMA) dan SMK pada sosialisasi peran IKD dalam mendukung transformasi digital untuk pelayanan publik.
"Jadi dalam sosialisasi ini, para pelajar akan langsung diaktifkan identitas digitalnya, ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya," katanya.
Dia menambahkan hingga saat ini ada 17.540 ribu jiwa yang telah mengaktivasi IKD dan semua yang memiliki identitas digital sudah pasti memiliki e-KTP sehingga akan sangat mudah untuk dialihkan.
"IKD telah kami lakukan dalam kurun dua tahun terakhir dan 17.540 jiwa sudah aktivasi, atau kurang lebih tujuh persen dari target," ujarnya.*
Asisten I Setda Kabupaten Mimika Septinus Timang di Timika, Kamis, mengatakan IKD dapat mengaplikasikan pelayanan dasar dengan mudah dan tersistem serta terjamin aman.
"Inisiatif melaksanakan IKD guna mendukung langkah menuju smart city di Kabupaten Mimika, melalui percepatan teknologi informasi," katanya.
Menurut Septinus, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Mimika merupakan salah satu instansi yang paling diandalkan dalam mengembangkan tugasnya, tidak sekedar lembaga administrasi tetapi menjadi pilar struktur kependudukan.
"Dengan kemajuan teknologi saat ini, masyarakat semakin dituntut untuk ikut mengenal teknologi termasuk dengan IKD ini," ujarnya.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mimika Slamet Sutejo menjelaskan pihaknya melibatkan 13 Sekolah Menengah Atas (SMA) dan SMK pada sosialisasi peran IKD dalam mendukung transformasi digital untuk pelayanan publik.
"Jadi dalam sosialisasi ini, para pelajar akan langsung diaktifkan identitas digitalnya, ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya," katanya.
Dia menambahkan hingga saat ini ada 17.540 ribu jiwa yang telah mengaktivasi IKD dan semua yang memiliki identitas digital sudah pasti memiliki e-KTP sehingga akan sangat mudah untuk dialihkan.
"IKD telah kami lakukan dalam kurun dua tahun terakhir dan 17.540 jiwa sudah aktivasi, atau kurang lebih tujuh persen dari target," ujarnya.*
Pewarta : Agustina Estevani Janggo
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertamina pastikan pasokan BBM Pertalite-Pertamax di Mimika cukup dan aman
08 October 2025 21:04 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemkot Jayapura pastikan pelayanan pendidikan dan bantuan sosial tepat sasaran
21 May 2026 14:57 WIB
KPU Papua Pegunungan beri bantuan sosial ke pengungsi di Wamena pascaperang suku
19 May 2026 13:56 WIB
Pemprov Papua Selatan ajak warga Merauke dukung program pembangunan berkelanjutan
18 May 2026 16:59 WIB