Biak (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) memberi penguatan pendidikan karakter wawasan kebangsaan bagi siswa SMA/SMK dengan menerapkan semangat persatuan dan kesatuan di lingkungan sekolah setempat.

"Melalui sosialisasi dan edukasi ini diharapkan dapat memberi penguatan karakter kebangsaan tentang nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI," kata Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra diwakili Asisten 1 Sekda Semuel Rumaikeuw, Senin.

Diakuinya, kegiatan penguatan wawasan kebangsaan ini dikhususkan untuk membangun serta memperkuat nilai-nilai Pancasila termasuk bagi pelajar.

Kegiatan ini, lanjut dia, juga menanamkan sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan di lingkungan satuan pendidikan SMA/SMK.

Wawasan kebangsaan, menurut dia, merupakan hal yang fundamental atau mendasar khususnya bagi pelajar.

Asisten 1 Sekretaris Daerah Semuel Rumaikeuw berharap, melalui sosialisasi ini dapat menumbuhkan pembiasaan dan keteladanan anak dalam pendidikan karakter di sekolah.

Ia mengatakan, setelah edukasi pendidikan karakter para siswa dapat mendapatkan pengetahuan terhadap informasi mana saja yang benar dan tak benar atau hoaks. "Serta melakukan pembinaan kepada anak untuk pembangunan bangsa melalui usaha sadar dan terencana untuk mencapai modernitas dalam menjaga persatuan dan kesatuan," katanya.

Sementara itu, Ketua panitia pelaksana Badan Kesatuan Bangsa Politik Jhon Thenu melaporkan, kegiatan sosialisasi pendidikan karakter kebangsaan diikuti sebanyak 70 siswa perwakilan SMA/SMK di Biak Kota.

"Para siswa-siswi mendapatkan bekal wawasan kebangsaan dalam diri untuk menjadi pegangan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," harapnya.