
Pemkot Jayapura lindungi anak muda dari narkoba lewat penguatan karakter

Sentani (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, berkomitmen melindungi generasi muda, khususnya siswa SMA/SMK setempat, dari ancaman narkoba dan perilaku negatif lainnya melalui pelatihan penguatan karakter (character building).
Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jayapura Abdul Majid di Sentani, Kamis, mengatakan program penguatan karakter ini merupakan langkah rehabilitatif dan preventif untuk memulihkan jati diri anak-anak bangsa, khususnya generasi muda di Kota Jayapura, yang terindikasi perilaku menyimpang.
"Sebagai orang tua dan juga pemerintah, kami berpesan agar para siswa menjauhi narkoba sebagai musuh bersama yang merusak fisik, jiwa, dan masa depan," katanya.
Menurut Majid, untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari narkoba membutuhkan kolaborasi semua pihak, sehingga pihaknya mengajak para guru dan orang tua untuk terus menjadi teladan bagi anak-anak dalam kehidupan setiap hari.
"Pendidikan karakter bukan hanya tugas sekolah, namun peran keluarga dan masyarakat sangat menentukan," ujarnya.
Pihaknya menekankan sinergi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah, sangat diperlukan agar nilai-nilai Pancasila dan karakter kebangsaan hidup nyata dalam perilaku anak-anak.
"Kami harapkan seluruh peserta didik Kota Jayapura untuk tetap disiplin dalam belajar, hormati guru dan orang tua, serta tumbuhkan nasionalisme dengan mencintai Papua dan Indonesia," katanya.
Pelatihan penguatan karakter diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Jayapura dan diikuti sebanyak 54 siswa SMA/SMK dari berbagai sekolah di Kota Jayapura.
Kegiatan ini berlangsung pada 4-6 Maret 2026 di Resimen Induk Komando Daerah Militer (Rindam) XVII/Cenderawasih, Ifar Gunung Sentani, Kabupaten Jayapura.
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
