Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan melalui melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) setempat mendorong program honai informasi guna mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat delapan kabupaten.
Pelaksana Tugas (Plt) Bidang Komunikasi Informasi Publik Diskominfosantik Papua Pegunungan Lepianus Z Kogoya dalam keterangan tertulis di Wamena, Jumat mengatakan program honai informasi merujuk kepada budaya dan kebisaan masyarakat Papua Pegunungan.
"Masyarakat Papua Pegunungan mau pergi perang, kerja, ke daerah maupun ke mana saja itu biasanya dibahas atau merancang segala sesuatu di dalam honai," katanya.
Menurut dia, dengan dasar itulah maka pihaknya mendorong program honai informasi pada tahun ini supaya segala sesuatu yang berkaitan dengan informasi terkini perkembangan pembangunan di Papua Pegunungan tersampaikan melalui honai informasi.
"Kami berharap honai informasi yang digagas ini menjadi jembatan perubahan, jembatan kemajuan dalam perkembangan informasi di Papua Pegunungan," ujarnya.
Dia menjelaskan, bagi masyarakat Papua Pegunungan honai tempat yang sakral, tempat berkumpul mencari sebuah gagasan untuk nantinya diaplikasikan di lapangan.
"Laki-laki Papua Pegunungan biasa sebelum melaksanakan segala sesuatu di lapangan, terlebih dahulu membahas nya di dalam honai secara baik.Kami harap juga honai informasi menjadi wadah penyampaian informasi secara baik dan berjenjang kepada masyarakat," katanya.
Dia menambahkan honai informasi akan menjadi tempat menyampaikan segala kebijakan, program terbaru dari Gubernur, Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas, Kepala Badan Papua Pegunungan.
"Setelah disampaikan melalui honai informasi, dan masyarakat mengetahuinya maka dapat memudahkan pemerintah dalam menjalankan setiap program di delapan kabupaten Papua Pegunungan. Program-program tersebut untuk meningkatkan percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.