
Mamberamo berpotensi menghasilkan energi listrik 10.000 MW

"Jika pembangunan PLTA Mamberamo Raya ini terwujud maka akan menghasilkan tenaga listrik sebesar 1.800 hingga 10.000 Mega Watt dengan estimasi pendapatan senilai Rp100 miliar hingga Rp200 miliar pertahun," kata Demianus Kyuew Kyeuw.
Sarmi (Antara Papua) - Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang akan dibangun perusahaan Haenergy Holding Company asal Cina di Kabupaten Memberamo, Provinsi Papua, berpotensi menghasilkan energi listrik sebesar 10.000 mega watt (MW).
"Jika pembangunan PLTA Mamberamo Raya ini terwujud maka akan menghasilkan tenaga listrik sebesar 1.800 hingga 10.000 Mega Watt dengan estimasi pendapatan senilai Rp100 miliar hingga Rp200 miliar pertahun," kata Bupati Memberamo Raya Demianus Kyuew Kyeuw, dalam pertemuan kawasan dan musyawarah percepatan pembangunan Tabi di Kabupaten Sarmi, Papua, Rabu.
Menurutnya, pembangunan PLTA Mamberamo Raya di sungai Mamberamo sudah didorong sejak 2012 lalu, yang diawali dengan penelitian, kemudian pada 2014 dibuat draf MoU dengan perusahaan asal Cina Haenergy Holding Company.
"Dalam draf itu, banyak manfaat yang akan didapatkan oleh masyarakat khususnya warga se-wilayah Tabi, karena perusahaan asal Cina itu telah menyepakati sejumlah hal diantaranya untuk pembangunan infrastruktur dasar kesehatan, pendidikan dan peningkatan ekonomi kerakyatan," katanya.
Selain itu, kata Kyuew Kyuew, perusahaan asal Cina tersebut telah berkomitmen untuk alih teknologi dalam perawatan dan pengelolaan PLTA Mamberamo Raya dengan menyekolah anak-anak Tabi ke luar negri.
"Anak-anak Membaramo atau di wilayah Tabi akan disekolahkan ke Cina, guna belajar teknologi tersebut," katanya.
Untuk itu, Kyuew Kyuew meminta kepada para pemangku kepentingan di wilayah Tabi untuk memberikan dukungan pembangunan PLTA Mamberamo Raya agar peningkatan kesejahteraan untuk masyarakat di kawasan itu segera terwujud.
"Tentunya, saya butuh dukungan dari semua pihak untuk mendorong pembangunan PLTA Mamberamo Raya. Harapannya agar terjadi pembangunan industri ikutan lainnya saat PLTA itu berdiri, karena bisa mensuplay listrik kepada perusahaan skal besar, menengah hingga untuk kebutuhan masyarakat di Tabi," katanya.
Bupati Mamberamo Raya Demianus Kyuew Kyeuw berada di Sarmi guna menghadiri pertemuan kawasan dan musyawarah percepatan pembangunan di wilayah Tabi yang meliputi lima kabupaten dan kota, yaitu Kabupaten dan Kota Jayapura, Sarmi, Keerom dan Mamberamo Raya.
Acara itu digelar selama dua hari dari Rabu (18/3) hingga Kamis (19/3) di Gedung BPKAD Kabupaten Sarmi yang juga dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan diantaranya Bupati Keerom Yusuf Wally, Bupati Jayapura Mathius Awaitauw, dan mantan bupati Jayapura Melkias Habel Suwae.
Hadir pula tokoh Pepera Ramses Ohee, mantan wakil ketua Majelis Rakyat Papua Hanna Hikoyabi dan wakil dari MRP dan DPR Papua. (*)
Pewarta : Pewarta: Alfian Rumagit
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
