
Pemprov Papua kini dilengkapi gedung pusat data

"Gedung pusat data ini merupakan perencanaan yang baik, karena pemerintah provinsi membutuhkan data akurat dan terukur," kata Sekda Provinsi Papua Hery Dosinaen.
Jayapura (Antara Papua) - Pemerintah Provinsi Papua kini dilengkapi dengan gedung pusat data dan analisis pembangunan agar memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi publik.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Hery Dosinaen, di Jayapura, mengatakan gedung pusat data ini untuk mewujudkan Papua bangkit, mandiri dan sejahtera.
"Gedung pusat data ini merupakan perencanaan yang baik, karena pemerintah provinsi membutuhkan data akurat dan terukur," katanya.
Senada dengan Hery Dosinaen, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Papua, Muhammad Musaad, mengatakan pihaknya melakukan beberapa inisiasi untuk mempersiapkan satu data yang baik, akurasi tinggi, benar dan diharapkan bisa menjadi satu data khusus Papua.
"Selama ini ketersediaan data untuk analisis pembangunan masih terbatas, bahkan cenderung tidak ada, di samping itu ketersediaan data terkini menyebabkan perencanaan menggunakan data yang tidak relevan," katanya.
Menurut Musaad, selama ini pihaknya sering menggunakan data-data lama, tidak mutakhir dan tentunya jika digunakan dalam proses pengajuan keputusan akan berdampak terhadap keputusan yang baik, untuk itu, dibangun gedung pusat data.
"Di samping itu, belum adanya informasi mengenai tata ruang yang valid membuat Pemprov Papua melalui Bappeda bekerjasama dengan AIPD, Bhakti Makassar dan kerajaan Inggris membangun sistem informasi tata ruang yang terintegrasi dengan pusat data serta memberikan pelayanan data informasi pembangunan," ujarnya.
Dia menjelaskan biaya pembangunan gedung pusat data beserta pengadaan fasilitas pendukung menghabiskan dana sebesar Rp2 milliar, yang seluruhnya ditanggung oleh AIPD.
"Dengan adanya pusat data, kami berharap ketersediaan data terkini ada agar proses perencanaan, monitoring dan evaluasi dengan menggunakan data yang relevan, serta dukungan data terbaru," tambahnya. (*)
Pewarta : Pewarta: Hendrina Dian Kandipi
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
