Logo Header Antaranews Papua

BI Papua dukung program BBM Satu Harga

Senin, 21 November 2016 15:35 WIB
Image Print
Logo BI (Foto: Antara News)
Bank Indonesia berkomitmen untuk melakukan distribusi uang kecil di seluruh Kabupaten wilayah Papua termasuk daerah pegunungan tengah.

Jayapura (Antara Papua) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mendukung program BBM Satu Harga dengan mengeluarkan kebijakan yang bisa memperlancar sistem pembayaran di daerah-daerah terpencil.

"Bank Indonesia berkomitmen untuk melakukan distribusi uang kecil di seluruh Kabupaten wilayah Papua termasuk daerah pegunungan tengah," ujar Asisten Direktur Kantor Perwakilan BI Papua Adi Purwantoro, di Jayapura, Senin.

"Sehingga apabila masyarakat membeli BBM sebanyak satu liter, maka SPBU dapat memberikan uang kembalian sesuai dengan nominal yang seharusnya hingga pecahan Rp50," sambungnya.

Ia menuturkan dari 19 kabupaten, dua kabupaten diantaranya telah didatangi Kas Keliling BI, yaitu Kabupaten Boven Digoel dan Kabupaten Yahukimo.

"Sedangkan 17 Kabupaten lainnya akan segera dilaksanakan Kas Keliling ke sana dalam jangka waktu mulai dari bulan November sampai dengan akhir tahun 2016," kata Adi.

BI pun telah menyiapkan Uang Pecahan Kecil (UPK) yang diprediksi sekitar Rp15 miliar dengan berbagai pecahan mulai nominal Rp20.000, sampai dengan Rp50.000.

Diberitakan sebelumnya, manajemen PT Pertamina (Persero) mensubsidi penyaluran BBM di Provinsi Papua dan Papua Barat hingga Rp800 miliar/tahun.

Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto mengatakan langkah ini diambil untuk memenuhi permintaan Presiden Joko Widodo agar BBM Bersubsidi di seluruh Indonesia, harganya sama.

"Untuk memenuhi kebutuhan biaya distribusi dan transportasi ini, Pertamina menetapkan kebijakan subsidi silang, di mana untuk Papua dan Papua Barat, kami perkirakan sekitar Rp800 miliar/tahun," ujarnya. (*)



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026