Logo Header Antaranews Papua

PLN libatkan polda-kejati sukseskan program Papua Terang

Selasa, 29 November 2016 17:33 WIB
Image Print
Ilustrasi jaringan listrik (Foto: Antara News)
Kami sudah bertemu dengan Kajati untuk pendampingan pembangunan pembangkit dan jaringan di 2,500 desa dari sisi hukum. Kemudian kami juga sudah bertemu dengan Wakapolda Papua untuk membantu pengaman pada program tersebut.

Jayapura (Antara Papua) - Manajemen PT PLN Wilayah Maluku-Papua melibatkan institusi Kepolisian Daerah (Polda) dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) guna menyukseskan program Papua Terang.

Direktur Bisnis PLN Regional Maluku Papua Hayanto WS di jayapura, Selasa, mengaku telah berkordinasi dengan jajaran Polda dan Kejati Papua untuk menyukseskan program Papua Terang pada 2020.

"Kami sudah bertemu dengan Kajati untuk pendampingan pembangunan pembangkit dan jaringan di 2,500 desa dari sisi hukum. Kemudian kami juga sudah bertemu dengan Wakapolda Papua untuk membantu pengaman pada program tersebut," ujarnya.

Ia mengklaim bahwa Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Fachrudin Siregar menyatakan akan membantu dan mengawal pembangunan kelistrikan di Papua, dan siap memberikan advokasi kepada pihak PLN.

Sedangkan Wakapolda Papua Brigjen Pol Agus Riyanto mengatakan pihaknya akan bersinergi untuk melistriki Papua dan meningkatkan komunikasi untuk memperlancar setiap kegiatan yang akan dilakukan.

"Kami meminta bantuan kepada Polda untuk melakukan pengamanan baik saat pembangunan maupun setelah beroperasinya pembangkit dan jaringan yang dimaksud," kata Hayanto.

"Kemudian kepada pihak Kejati diharapkan bisa memberikan bantuan dari sisi hukum agar kegiatan yang dilakukan PLN sesuai dengan aturan yang berlaku dan tidak memiliki dampak hukum di kemudian hari," sambung Haryanto.

Menurut dia, penting untuk melakukan konsolidasi dengan seluruh pihak yang terkait dengan pembangunan proyek kelistrikan di Papua, yang memiliki karaktristik yang unik, baik dari sisi geografis maupun kondisi masyarakatnya.

"Diharapkan setelah kordinasi dengan kedua pihak tersebut, proses pembangunan kelistrikan di Papua dan Papua Barat dapat berjalan lancar dan program Papua Terang bisa terwujud pada 2020," ujarnya lagi. (*)



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026