Logo Header Antaranews Papua

Peserta UN di Papua terdata 26 ribu orang

Senin, 3 April 2017 12:09 WIB
Image Print
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Elias Wonda (Foto: Antara Papua/Hendrina Dian Kandipi)
Jajaran Dinas Pendidikan Papua bersama 29 dinas pendidikan kabupaten/kota berkomitmen utuk menyukseskan pelaksanaan UN tahun pelajaran 2016/2017

Biak (Antara Papua) - Peserta ujian nasional (UN) jenjang pendidikan SD hingga SMA/SMK di Provinsi Papua terdata sebanyak 26 ribu orang yang berasal dari 11.095 sekolah.

"UN untuk jenjang SMK secara serentak dimulai 3 April 2017," kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Elly Wonda di Biak, Senin.

Ia mengatakan penyelenggaraan UN 2017 di Provinsi Papua mengalami perubahan signifikan karena 212 sekolah di sembilan kabupaten dan satu kota telah menyelenggarakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

UNBK 2017 pada 212 sekolah di Provinsi Papua itu merupakan yang terbanyak di masa pemerintahan Gubernur Papua Lukas Enembe.

Diharapkan kemampuan sekolah menyelenggarakan UNBK di Papua akan menepis anggapan daerah lain tentang kondisi pendidikan di wilayah timur Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak lagi menjadi daerah tertinggal.

"Jajaran Dinas Pendidikan Papua bersama 29 dinas pendidikan kabupaten/kota berkomitmen utuk menyukseskan pelaksanaan UN tahun pelajaran 2016/2017," ujar Elly Wonda.

Menyinggung kesiapan jaringan internet dan pasokan listrik untuk menunjang UNBK di Provinsi Papua, Elly mengatakan hal itu sudah disampaikan kepada pihak PLN dan PT Telkom.

"Pemerintah melalui dinas pendidikan sudah melakukan penyediaan jaringan internet dan ketersediaan listrik selama jadwal ujian nasional berlangsung," ujarnya.

Hari pertama pelaksanaan UNBK di Biak diikuti sebanyak 17 sekolah dengan rincian tujuh SMP, tujuh SMA dan tiga SMK. (*)



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026