Logo Header Antaranews Papua

Pertamina: distribusi BBM ke Serui dan Sugapa normal

Kamis, 7 September 2017 19:04 WIB
Image Print
Suasana penjualan BBM di SPBU di Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua (Foto: Antara Papua/Dhias Suwandi)
Banyak para penjual eceran yang membeli BBM di SPBU (satu-satunya di Serui), sehingga konsumen utama dalam hal ini pengguna kendaraan bermotor tidak kebagian

Jayapura (Antara Papua) - General Manager PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VIII Maluku-Papua Made Adi Putra mengklaim distribusi BBM ke Serui (Kepulauan Yapen) dan Sugapa (Intan Jaya) sudah kembali normal setelah sebelumnya sempat terhambat.

Made di Jayapura, Kamis, menjelaskan untuk di Serui sebenarnya penyaluran BBM tidak bermasalah, hanya diakui terjadi kepanikan masyarakat karena sebagian besar BBM dibeli oleh pengecer.

"Banyak para penjual eceran yang membeli BBM di SPBU (satu-satunya di Serui), sehingga konsumen utama dalam hal ini pengguna kendaraan bermotor tidak kebagian," ujarnya.

Menurut dia, Pertamina telah mengambil tindakan untuk mengatasi hal tersebut dengan menggandeng pemerintah daerah dan aparat setempat.

"Kami sudah melakukan penertiban dan telah bekerjasama dengan pihak pemda dan aparat keamanan. Dua hari kemarin memang sempat mengalami antrian panjang namun situasi saat ini sudah normal kembali,atau tidak ada antrian panjang," katanya.

Made menuturkan kini pihaknya sudah memiliki opsi untuk mengantisipasi hal serupa akan terulang, yaitu dengan menyediakan premium dengan harga industri.

Sementara itu, ia memastikan pihaknya akan segera meluncurkan pertalite di Serui sebagai bahan bakar alternatif yang tidak disubsidi pemerintah.

Sedangkan untuk di Sugapa, Made mengakui bila pihaknya sempat terhalang untuk melakukan pengiriman BBM karena akses bandara dipalang masyarakat setempat yang sedang berkonflik karena masalah Pilkada.

Namun ia mengklaim kini hal tersebut sudah bisa diatasi oleh aparat setempat dan Pertamina sudah kembali melakukan pengiriman BBM yang hanya bisa dilakukan melalui transportasi udara. (*)



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026