
Rektor Uncen libatkan mahasiswa dalam pelestarian cagar alam Cycloop

Penanaman pohon bisa dilakukan siapa saja termasuk juga mahasiswa kami, masyarakat dan organisasi di masyarakat yang tujuannya untuk menjaga kelestarian alam di sekitarJayapura (ANTARA) - Rektor dari Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Apolo Safanpo akan melibatkan mahasiswanya dalam menjaga dan melestarikan Cagar Alam (CA) Cycloop, dengan melakukan penanaman pohon untuk melindungi dari ancaman banjir dan longsor.
"Penanaman pohon bisa dilakukan siapa saja termasuk juga mahasiswa kami, masyarakat dan organisasi di masyarakat yang tujuannya untuk menjaga kelestarian alam di sekitar," katanya di Kota Jayapura, Papua, Rabu.
Namun, kata dia, hal yang terpenting dan terutama adalah bagaimana membuat suatu kajian yang baik dan benar terkait jenis tumbuhan atau pohon apa yang tepat untuk ditanam di CA Cycloop dengan harapan bisa mempercepat perlindungannya dari erosi di kala hujan.
"Ini karena Cycloop memiliki jenis tanah yang unik, jenis struktur batuan dan lapisan geologi yang berbeda dan miliki batuan-batuan besar, sehingga harus ada kajian tentang tumbuhan yang cocok tumbuh di situ, yang akarnya bisa mengikat semua batuan," katanya.
Kajian perlu dilakukan, kata dia, sehingga tidak salah dalam penanganan untuk pelestarian dan perlindungan CA Cycloop.
"Karena orang bijak bilang, manusia sering gagal karena dua hal. Pertama, manusia berpikir tanpa bertindak. Atau, kedua manusia bertindak tanpa berpikir. Tindakan dan pikiran ini harus bersatu, sehingga ada langkah yang solutif dan tepat," katanya lagi.
Apolo menegaskan bahwa penanganan CA Cyloop bukan saja menjadi tanggung jawab satu dua pihak, tetapi semua elemen masyarakat ikut bertanggung jawab bagaimana menjaga dan melestarikannya.
"Jadi, kalau keterlibatan sudah pasti, Uncen siap. Cuma harus diingat perlu suatu kajian untuk tumbuhannya. Ini harus melibatkan pihak Kehutanan, BBKSDA, Sosial, aparat keamanan dan lainnya," katanya
Pewarta : Alfian Rumagit
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
