Logo Header Antaranews Papua

Bupati Jayapura imbau masyarakat santun sampaikan aspirasi

Senin, 1 September 2025 13:14 WIB
Image Print
Bupati Jayapura Yunus Wonda diwawancarai awak media usai apel rutin, pada Senin 1 September 2025, di Lapangan Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura. ANTARA/Agustina Estevani Janggo

Sentani (ANTARA) - Bupati Jayapura, Provinsi Papua Yunus Wonda mengimbau masyarakat di daerahnya untuk tetap santun dan mengutamakan etika saat menyampaikan aspirasi dalam aksi demonstrasi, dan selalu menjaga ketertiban agar situasi tetap kondusif, aman, dan nyaman bagi semua pihak.

Bupati Jayapura Yunus Wonda usai melakukan apel rutin di Lapangan Upacara Gunung Merah di Sentani, Senin, mengatakan penyampaian pendapat merupakan hak setiap warga negara, tetapi harus dilakukan dengan cara-cara yang tidak merugikan kepentingan umum, khususnya masyarakat yang mencari nafkah.

"Kami mengimbau kepada masyarakat dalam menyampaikan aspirasi yang harus dijaga adalah etika dalam berdemonstrasi, harus menjaga situasi di mana kita lakukan harus tetap aman, nyaman, tidak mengorbankan orang lain," katanya.

Menurut Yunus, aksi demonstrasi yang berlangsung di luar Papua belakangan ini jangan dijadikan contoh, sebab potensi kericuhan dan kerugian justru lebih besar sehingga masyarakat Papua perlu menghindari pola aksi serupa.

"Kalau menyampaikan aspirasi tetap dengan etika yang baik, tidak mengorbankan orang lain. Jadi jangan sampai kejadian demonstrasi di luar Papua menjadi contoh yang harus kita ikuti," ujarnya.

Dia menjelaskan, penyampaian aspirasi hendaknya tidak menjurus kepada tindakan anarkis. Masyarakat juga diingatkan agar tetap menghargai aktivitas warga lain, termasuk pedagang kecil, pemilik kios dan pelaku usaha mikro di sekitarnya.

"Menyampaikan pendapat itu tidak membuat kita harus mengarah kepada anarkis, ingat bahwa kiri kanan jalan ada masyarakat yang sedang mencari nafkah, usaha warung, kios, semua harus kita jaga," katanya lagi.

Dia berharap masyarakat Kabupaten Jayapura bersama-sama berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan, serta tidak terpancing provokasi yang berpotensi menimbulkan kerusuhan dan merugikan semua pihak di daerah.

"Mari sama-sama kita menjaga situasi untuk aman dan nyaman. Saya pastikan masyarakat beraktivitas seperti biasa, sementara yang ingin menyampaikan pendapat tetap melalui etika dan sopan santun," ujarnya lagi.



Pewarta :
Editor: Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026