Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan memastikan aplikasi elektronik kinerja atau E-Kinerja dapat berjalan baik di daerah setempat.
Bupati Jayawijaya Atenius Murib di Wamena, Rabu mengatakan aplikasi E-Kinerja telah disosialisasikan oleh organisasi perangkat daerah atau OPD teknis kepada seluruh OPD di lingkup Pemkab Jayawijaya.
“Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) telah sosialisasi aplikasi digital tentang kinerja di setiap OPD. Kami pastikan program baru ini dapat berjalan optimal di Kabupaten Jayawijaya,” katanya.
Aturan pemerintah mengenai penerapan E-Kinerja terutama didasarkan pada Peraturan Menteri PANRB Nomor 6 tahun 2022 tentang Pengelolaan Kinerja ASN dan surat edaran Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 11 tahun 2023 serta revisinya di tahun 2025, yang mengatur penggunaan aplikasi e-Kinerja BKN untuk mewujudkan sistem kerja berbasis hasil dan mendukung reformasi birokrasi.
Menurut Atenius, aplikasi ini wajib digunakan oleh semua aparatur sipil negara atau ASN untuk menyusun sasaran kinerja pegawai (SKP) dan melakukan penilaian kinerja secara elektronik.
“Pemerintah pusat sudah menginstruksikan di daerah harus menerapkan sistem pemerintah berbasis elektronik atau SPBE, salah satunya penggunaan aplikasi E-Kinerja yang telah dibuat oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) pusat,” ujarnya.
Dia menjelaskan meskipun di Kabupaten Jayawijaya terhambat akses internet yang kurang optimal tetapi kebijakan dan program pemerintah pusat harus disukseskan.
“Jaringan di sini kurang bagus tetapi kami sudah instruksikan di setiap organisasi perangkat daerah atau OPD untuk memaksimalkan sumber daya yang ada sehingga program pusat yang berkaitan dengan digitalisasi seperti E-Kinerja harus disukseskan,” katanya.
Dia menambahkan sistem aplikasi E-Kinerja dapat memfasilitasi penyusunan dan penilaian SKP serta mendukung percepatan layanan kepegawaian.
“Aplikasi ini juga menyediakan data untuk pemantauan dan pengambilan keputusan dalam pengembangan karier ASN,” ujarnya.

