Jayapura (ANTARA) - Gubernur Papua Mathius Fakhiri meminta seluruh kepala daerah di wilayahnya untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel sebagai dasar membangun politik pembangunan yang berintegritas dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
"Tata kelola bersih menjadi fondasi penting bagi terwujudnya kepercayaan publik dan stabilitas politik di daerah," katanya usai membuka rapat kerja daerah Gubernur dan Wakil Gubernur Papua bersama para kepala daerah se-Provinsi Papua di Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Kamis.
Menurut Mathius, pemerintahan yang transparan dan bebas dari penyimpangan merupakan prasyarat utama bagi terbangunnya Papua yang maju, damai, dan harmonis.
“Untuk itu seluruh kepala daerah harus memastikan pengelolaan pemerintahan berjalan jujur dan bertanggung jawab," ujarnya.
Dia menjelaskan politik pembangunan tidak boleh sekadar seremonial, tetapi harus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Oleh sebab itu arah pembangunan Papua diarahkan pada lima misi utama, salah satunya penguatan tata kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel," ujarnya.
Selain itu, kata dia, pemerintah daerah juga diminta menindaklanjuti hasil penajaman visi dan misi pembangunan agar selaras dengan kebutuhan masyarakat di setiap kabupaten dan kota.
"Kami menegaskan sinergi antara pemerintah provinsi dengan kabupaten dan kota menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan politik yang inklusif dan berkeadilan," ujarnya.
"Karena ketika tata kelola bersih dijalankan dengan konsisten, maka kebijakan publik akan berpihak pada rakyat dan menciptakan Papua yang maju serta berintegritas," ujar Mathius Fakhiri.

