Sentani (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Provinsi Papua memperkuat sistem kesehatan masyarakat melalui pembentukan pusat layanan terpadu untuk deteksi dini tiga penyakit menular utama yang ditargetkan dapat dieliminasi pada 2030.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura Anton Tony mote di Sentani, Rabu, mengatakan pusat layanan terpadu itu mengintegrasikan program pencegahan dan pengendalian penyakit HIV/AIDS, tuberkulosis (TBC), dan malaria di satu titik pelayanan.
"Sama seperti ATM center layanan ini memadukan tiga penyakit. Di daerah lain masih terpisah tetapi kami satukan agar penanganan lebih efektif menuju eliminasi tahun 2030, " katanya.
Menurut Anton, pendekatan integrasi tersebut juga memungkinkan pelacakan kasus lebih cepat karena sistem kerja lapangan dibantu para relawan, guru, dan petugas kesehatan di tingkat kampung yang telah mendapat pelatihan.
"Kami melibatkan para relawan dan guru paripurna yang memiliki kemampuan deteksi dini, supaya setiap hari bisa memantau kondisi lapangan dan melaporkan perkembangan kasus ke pusat, " ujarnya.
Dia menjelaskan, pusat layanan terpadu ini juga berfungsi sebagai tempat edukasi masyarakat mengenai pencegahan penyakit menular serta penguatan kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan tempat tinggal.
"Kami ingin masyarakat aktif memeriksakan diri dan memahami gejala dini semakin cepat terdeteksi, semakin besar peluang penyembuhan serta pencegahan penularan ke orang lain " katanya.
Dia menambahkan, inovasi tersebut merupakan bentuk komitmen Pemkab Jayapura dalam memperkuat layanan kesehatan primer yang adaptif terhadap tantangan penyakit menular yang masih menjadi ancaman di wilayah Papua.
"Target kami jelas, eliminasi 3 penyakit menular pada 2030 bisa tercapai jika kerjasama lintas sektor tenaga kesehatan, dan masyarakat terus berjalan beriringan," ujarnya.

