Jayapura (ANTARA) - Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk Provinsi Papua Selatan memastikan warga mendapat pelayanan kesehatan secara maksimal di berbagai pusat layanan medis di wilayah itu.
Kepala Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk Papua Selatan dr Benedicta Rahanggiar di Jayapura, Selasa, mengatakan saat ini semua warga di Papua Selatan, terutama yang ber-KTP wilayah itu diikutsertakan dalam program BPJS Kesehatan.
Program itu, kata dia, ada yang mandiri, namun bagi mereka yang belum dan tidak mampu akan dilayani dalam kerja sama dengan Kemensos melalui Dinas Sosial Papua Selatan.
Pemprov Papua Selatan melalui Dinas Kesehatan membantu warga melalui Program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBIJK) dan Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU).
Melalui kedua program itu, katanya, Pemprov Papua Selatan berupaya membantu warga untuk mendapat pelayanan kesehatan secara gratis.
"Penerima program tersebut akan diterima melalui Kemensos," kata Benedicta.
Hingga saat ini, jumlah pemegang kartu PBIJK di Papua Selatan sekitar 3.000 orang dan PBPU 7.000 orang.
Para peserta itu tersebar di empat kabupaten di Papua Selatan, yakni Merauke, Boven Digoel, Mappi dan Asmat.
"Mudah-mudahan melalui program tersebut warga dengan mudah mendapat pelayanan kesehatan," kata dia.

