
Gubernur Papua Fakhiri minta Kadin perkuat transformasi usaha ekonomi lokal

Jayapura (ANTARA) - Gubernur Papua Mathius Fakhiri meminta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Papua mulai memperkuat peran dunia usaha untuk mendorong transformasi ekonomi lokal seiring dengan pelaksanaan visi pembangunan Papua 2025–2030.
"Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi sehingga membutuhkan dukungan strategis dari sektor swasta, khususnya dalam membuka lapangan kerja dan memperluas hilirisasi," katanya di sela-sela kegiatan Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kadin Papua Tahun 2025 di Jayapura, Jumat.
Ia menyebut tidak ada pembangunan tanpa kehadiran dunia usaha sehingga pemerintah membutuhkan kolaborasi.
"Dan Kadin memiliki peran penting dalam memastikan percepatan ekonomi berjalan efektif,” ujarnya.
Dia menjelaskan bahwa visi Papua Cerdas, Sejahtera, dan Harmonis (Cerah) hanya dapat tercapai bila pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat bergerak dalam satu arah pembangunan yang terintegrasi.
"Sehingga saya minta Kadin Papua agar memperkuat kapasitas usaha lokal guna meningkatkan nilai tambah komoditas daerah serta menarik investasi yang berkelanjutan," katanya.
Ketua Kadin Papua Ronal Antonio mengatakan Rapimprov 2025 menjadi kesempatan konsolidasi dunia usaha untuk menyelaraskan program dengan arah kebijakan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua periode 2025–2030.
“Kami berkomitmen penuh menjadi mitra strategis pemerintah sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987,” katanya.
Menurut dia, transformasi ekonomi Papua membutuhkan penguatan hilirisasi, percepatan investasi, dan pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi multipihak.
"Dunia usaha tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan pemerintah, sehingga diperlukan ekosistem pembangunan yang inklusif, solid, dan berorientasi pada hasil," ujarnya.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
