
Pemprov-BUMN percepat pemerataan pembangunan di Papua

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua memperkuat sinergi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) guna mempercepat pemerataan pembangunan dan peningkatan layanan dasar hingga ke wilayah terpencil.
Gubernur Papua Mathius D Fakhiri dalam siaran pers di Jayapura, Jumat, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan geografis Papua yang membutuhkan dukungan infrastruktur dan konektivitas memadai.
"Kerja sama difokuskan pada perluasan akses listrik bagi masyarakat di daerah terpencil, penguatan pelabuhan dan bandara, serta dukungan terhadap program mudik gratis menjelang Idul Fitri 2026," katanya.
Menurut Fakhiri, pihaknya ingin memastikan masyarakat di wilayah terpencil juga merasakan akses listrik yang memadai. Ini bukan hanya soal penerangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup.
"Konektivitas antar wilayah menjadi kunci menekan disparitas harga barang dan memperlancar distribusi logistik," ujarnya.
Dia menjelaskan dengan kondisi yang menantang, peningkatan kapasitas pelabuhan dan bandara dinilai akan berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta membuka akses pasar bagi komoditas unggulan Papua.
"Selain itu, Pemprov Papua mendorong dukungan BUMN dalam pelaksanaan program mudik gratis bagi masyarakat yang ingin merayakan Idul Fitri bersama keluarga," katanya lagi.
Wakil Kepala II Badan Pengaturan BUMN Tedi Bharata mengatakan pihaknya sangat berkomitmen untuk mendukung upaya percepatan pembangunan melalui optimalisasi peran BUMN.
"BUMN tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab mendukung agenda pembangunan nasional, termasuk pemerataan layanan dasar dan penguatan konektivitas di Papua di mana sinergi tersebut diharapkan segera ditindaklanjuti dengan rencana aksi konkret agar manfaatnya dirasakan langsung masyarakat," ujarnya.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
