Logo Header Antaranews Papua

Ditjen Dukcapil salurkan 4.000 keping KTP-el untuk Pemkab Jayawijaya

Rabu, 4 Maret 2026 18:38 WIB
Image Print
Plt Kepala Disdukcapil Kabupaten Jayawijaya Yohanes P Lani diwawancarai sejumlah wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.ANTARA/HO-Humas Pemkab Jayawijaya.

Wamena (ANTARA) - Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyalurkan 4.000 keping blangko kartu tanda penduduk elektronik atau KTP-el untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jayawijaya Yohanes P Lani dalam keterangan di Wamena, Rabu, membenarkan bahwa Ditjen Dukcapil Kemendagri RI memberikan dukungan dalam penataan kependudukan di Kabupaten Jayawijaya dengan menyerahkan 4.000 keping blangko KTP-el.

“Dari Ditjen Dukcapil Kemendagri juga memberikan dukungan nyata berupa penyerahan 4.000 keping blangko KTP-el kepada Pemkab Jayawijaya untuk membenahi penataan tata kelola kependudukan,” katanya.

Menurut dia, fokus utama dalam pertemuan tersebut adalah menyelaraskan program penataan penduduk (cakupan kepemilikan dokumen) dengan penertiban penduduk seperti validasi dan pemutakhiran data guna mendukung perencanaan pembangunan daerah yang lebih akurat di Kabupaten Jayawijaya.

Saat audiensi dengan Ditjen Dukcapil Kemendagri, kata dia, juga ditekankan dua pilar utama dalam pembenahan data kependudukan diantaranya penambahan cakupan dokumen dan penataan dan validasi data kependudukan

Penambahan cakupan dokumen yakni mendorong percepatan perekaman KTP-el, penerbitan kartu identitas anak (KIA), kartu keluarga (KK) serta akta kelahiran bagi seluruh warga 40 distrik agar hak sipil masyarakat terpenuhi secara menyeluruh. Dan penataan dan validasi data dengan melakukan pembersihan data ganda serta pemutakhiran data penduduk pindah-datang.

“Hal ini dilakukan sesuai dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya Athenius Murip-Ronny Elopere agar basis data kependudukan di Jayawijaya benar-benar valid dan siap digunakan untuk berbagai keperluan seperti penyaluran bantuan sosial maupun persiapan agenda nasional lainnya,” katanya.

Dia berharap potensi kepadatan yang tidak merata dapat dimitigasi sejak dini, sehingga tercipta lingkungan yang lebih nyaman dan produktif bagi seluruh lapisan masyarakat Jayawijaya.

“Ditjen Dukcapil Kemendagri menyambut baik inisiatif proaktif dari Pemkab Jayawijaya dalam diskusi tersebut, dibahas pula mengenai penguatan infrastruktur jaringan dan distribusi blangko guna memastikan layanan di daerah pegunungan tetap berjalan optimal meskipun memiliki tantangan geografis yang unik,” ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026