
Pertamina pastikan stok BBM wilayah 3T di Papua aman jelang Idul Fitri 1447 Hijriah

Jayapura (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) Papua dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas di Jayapura, Minggu, mengatakan, pihaknya terus memastikan keandalan sistem logistik energi agar pasokan BBM dapat terdistribusi dengan baik ke seluruh wilayah Papua.
“Saat ini kondisi stok kami yakni pertalite, dexlite, pertamax dan jenis BBM lainnya di atas 20 hari dan sistem logistik energi secara nasional telah direncanakan untuk memastikan keandalan suplai hingga ke seluruh wilayah di Indonesia, termasuk Papua," katanya.
Menurut Ispiani, begitu juga pada tingkat regional pihaknya juga terus memastikan perencanaan suplai BBM berjalan dengan baik.
"Distribusi BBM tidak hanya difokuskan pada wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah kepulauan, pegunungan hingga wilayah terdepan, terluar dan tertinggal (3T) di Papua agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama Ramadhan hingga Idul Fitri," ujarnya
Dia menjelaskan saat ini seluruh Fuel Terminal atau terminal bahan bakar minyak di wilayah Papua dalam kondisi optimal untuk melakukan penyaluran BBM ke lembaga penyalur yang melayani langsung kebutuhan masyarakat.
“Seluruh Fuel terminal di Papua beroperasi secara optimal untuk memastikan penyaluran BBM ke SPBU maupun lembaga penyalur lainnya tetap berjalan lancar selama Ramadhan dan Idul Fitri,” katanya lagi.
Dia menambahkan Pertamina Patra Niaga terus memantau kondisi pasokan dan distribusi energi di wilayah Papua guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.
"Selain itu kami juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan sehingga distribusi energi dapat berjalan normal dan merata," ujarnya lagi.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
