Logo Header Antaranews Papua

Gubernur Safanpo minta anak Papua Selatan harus bersekolah

Kamis, 7 Mei 2026 12:09 WIB
Image Print
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo (kiri) (ANTARA/HO-Humas Pemprov Papua Selatan)

Jayapura (ANTARA) - Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo meminta anak-anak di wilayahnya harus bersekolah, pasalnya jika lebih banyak anak-anak yang tidak sekolah maka ini menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi Papua Selatan.

"Berdasarkan data dari Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) jumlah anak tidak sekolah di Papua Selatan sebanyak 38.732 orang," katanya dalam keterangan di Jayapura, Rabu.

Menurut Safanpo, 38.732 anak tidak sekolah meliputi Kabupaten Asmat sebanyak 14.623 orang, Kabupaten Boven Digoel tercatat 4.153 orang, Kabupaten Mappi berjumlah 12.445 orang, dan Kabupaten Merauke terdata 7.511 orang.

"Jadi data awal sudah ada, sekarang tinggal bagaimana kita melakukan validasi atau melakukan pemeriksaan ulang guna mengetahui pasti jumlah anak di Papua Selatan yang tidak sekolah," ujarnya.

Dia menjelaskan pentingnya validasi guna mengukur tingkat akurasi sebelum melakukan langkah-langkah penanganan lebih lanjut bagi masa depan generasi muda.

"Pendidikan sangat penting bagi kemajuan bangsa, sehingga angka anak tidak sekolah yang hampir mencapai 40 ribu ini harus segera diatasi," ucap Gubernur Apolo Safanpo.

Dia menambahkan dalam kegiatan lokakarya pendataan dan pemetaan yang dilaksanakan saat ini dapat memberikan manfaat bagi para pelaku pendidikan dalam mengidentifikasi masalah pendidikan baik formal maupun nonformal bagi anak-anak di Papua Selatan.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026