Pemkab Paniai bangun 25 rumah untuk warga kurang mampu
Kamis, 13 November 2014 12:06 WIB
Ilustrasi pembangunan rumah layak huni (Foto: Istimewa)
Jayapura (Antara Papua) - Pemerintah Kabupaten Paniai, Provinsi Papua, membangun 25 unit rumah layak huni untuk warga kurang mampu, yang dikerjakan sejak pertengahan Oktober lalu.
"Pembangunan puluhan rumah layak huni itu difokuskan di sekitar wilayah ibu kota Kabupaten Paniai, yakni di Kota Enarotali dan Madi," kata Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Paniai Elieser Yogi, saat dihubungi dari Jayapura, Kamis.
Ia mengatakan, pembangunan 25 unit rumah itu mengacu pada petunjuk Bupati Paniai Hengki Kayame, yang menghendaki 25 unit rumah itu dirampung dalam tahun ini.
Puluhan unit rumah itu dipusatkan di ibu kota kabupaten agar terlihat wajah kotanya indah.
"Pembangunan rumah selanjutnya akan direalisasi di 70 kampung dari 10 distrik yang ada di daerah ini," ujar Eliaser.
Dari 25 unit rumah yang dibangun, enam di antaranya dari bantuan provinsi yang dikhususkan bagi para hamba Tuhan, yakni Pendeta dan Pastor.
"Bantuan dari provinsi tapi pembangunannya dilakukan pemkab guna membantu pelayanan gereja di daerah ini," ujarnya.
Anggaran untuk membangun 25 unit perumahan rakyat tersebut berasal dari dana Otsus Papua tahun 2014. Proyek tersebut dikerjakan oleh Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP).
"Sesuai petunjuk Gubernur Papua Lukas Enembe yang menginginkan model dari bentuk rumah tersebut sesuai kultur dan budaya masing masing daerah," ujarnya.
Elieser menambahkan, semula Pemkab Paniai ingin membangun lebih dari 25 unit rumah rakyat tahun ini, namun proyek tersebut baru bisa direalisasi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2014.
Pemkab Paniai berencana menambah pembangunan rumah layak huni bagi warga kurang mampu lebih banyak lagi di 2015.
"Ke depan kami pasti memperjuangkan perumahan rakyat lebih dari 25 unit rumah," ujarnya. (*)
"Pembangunan puluhan rumah layak huni itu difokuskan di sekitar wilayah ibu kota Kabupaten Paniai, yakni di Kota Enarotali dan Madi," kata Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Paniai Elieser Yogi, saat dihubungi dari Jayapura, Kamis.
Ia mengatakan, pembangunan 25 unit rumah itu mengacu pada petunjuk Bupati Paniai Hengki Kayame, yang menghendaki 25 unit rumah itu dirampung dalam tahun ini.
Puluhan unit rumah itu dipusatkan di ibu kota kabupaten agar terlihat wajah kotanya indah.
"Pembangunan rumah selanjutnya akan direalisasi di 70 kampung dari 10 distrik yang ada di daerah ini," ujar Eliaser.
Dari 25 unit rumah yang dibangun, enam di antaranya dari bantuan provinsi yang dikhususkan bagi para hamba Tuhan, yakni Pendeta dan Pastor.
"Bantuan dari provinsi tapi pembangunannya dilakukan pemkab guna membantu pelayanan gereja di daerah ini," ujarnya.
Anggaran untuk membangun 25 unit perumahan rakyat tersebut berasal dari dana Otsus Papua tahun 2014. Proyek tersebut dikerjakan oleh Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP).
"Sesuai petunjuk Gubernur Papua Lukas Enembe yang menginginkan model dari bentuk rumah tersebut sesuai kultur dan budaya masing masing daerah," ujarnya.
Elieser menambahkan, semula Pemkab Paniai ingin membangun lebih dari 25 unit rumah rakyat tahun ini, namun proyek tersebut baru bisa direalisasi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2014.
Pemkab Paniai berencana menambah pembangunan rumah layak huni bagi warga kurang mampu lebih banyak lagi di 2015.
"Ke depan kami pasti memperjuangkan perumahan rakyat lebih dari 25 unit rumah," ujarnya. (*)
Pewarta : Pewarta: Musa Abubar
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Guru Paniai sebut pendidikan gratis Pemprov Papua Tengah ringankan beban sekolah
19 February 2026 19:50 WIB
SMK Paniai sebut program pendidikan gratis ringankan beban orang tua siswa
04 February 2026 7:44 WIB
Prajurit TNI Satgas Yonif 711/Raksatama ajari anak di Paniai membaca tulis
13 October 2025 17:02 WIB
Terpopuler - Otonomi Khusus
Lihat Juga
Pemprov Papua Pegunungan sebut alokasi dana Otsus 2026 sebesar Rp500,63 miliar
03 May 2026 21:21 WIB
Dishub Papua Pegunungan bangun Lapangan Terbang Wari buka keterisolasian daerah
01 May 2026 20:39 WIB