Sanggar seni Biak wakili Papua di Festival Tari Tradisional Nusantara
Jumat, 2 Oktober 2015 15:17 WIB
Tarian Yospan (Yosim Pancar), sejenis tari pergaulan atau atau tarian persahabatan antara muda-mudi di Jayapura, Papua. (Foto: Antara Papua/Anwar)
Biak (Antara Papua) - Sebanyak 12 penari sanggar seni Aski Kabupaten Biak Numfor mewakili Provinsi Papua pada ajang Festival Tari Tradisional Nusantara 2015 di Jakarta, mulai Jumat hingga Selasa (6/10).
Sekretaris Sanggar Aski Mayob Rumaseuw sebelum bertolak ke Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa belasan penari tradisional Biak akan tampil "all out" dalam ajang festival nasional dengan menampilkan tari perdamaian khas Biak.
"Saya harapkan penampilan grup tari Aski Biak bisa maksimal meraih prestasi di tingkat nasional," kata Mayob didampingi Pelatih Max Imbenai di Bandara Frans Kaisepo.
Untuk mendukung penampilan tari sanggar seni Aski pada lomba tingkat nasional itu, kata dia, pihak manajemen sanggar tari Aski telah membawa peralatan kesenian khas Biak.
Mayob menyebutkan sejumlah alat musik daerah yang mereka bawa ke Jakarta, antara lain alat tabuh tifa, gitar, dan musik bambu.
Menyinggung target di ajang festival, Mayob mengatakan bahwa grup sanggar Aski bertekad meraih prestasi terbaik di ajang nasional itu.
"Semua penari dan pelatih sanggar Aski Biak siap membawa nama baik Papua untuk menjadi yang terbaik, ya, ini penampilan perdana tingkat nasional," kata Mayob.
Rombongan penari sanggar Aski Biak bertolak ke Jakarta dengan pesawat komersial Sriwijaya Air dari Bandara Frans Kaisepo, Jumat pukul 12.00. (*)
Sekretaris Sanggar Aski Mayob Rumaseuw sebelum bertolak ke Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa belasan penari tradisional Biak akan tampil "all out" dalam ajang festival nasional dengan menampilkan tari perdamaian khas Biak.
"Saya harapkan penampilan grup tari Aski Biak bisa maksimal meraih prestasi di tingkat nasional," kata Mayob didampingi Pelatih Max Imbenai di Bandara Frans Kaisepo.
Untuk mendukung penampilan tari sanggar seni Aski pada lomba tingkat nasional itu, kata dia, pihak manajemen sanggar tari Aski telah membawa peralatan kesenian khas Biak.
Mayob menyebutkan sejumlah alat musik daerah yang mereka bawa ke Jakarta, antara lain alat tabuh tifa, gitar, dan musik bambu.
Menyinggung target di ajang festival, Mayob mengatakan bahwa grup sanggar Aski bertekad meraih prestasi terbaik di ajang nasional itu.
"Semua penari dan pelatih sanggar Aski Biak siap membawa nama baik Papua untuk menjadi yang terbaik, ya, ini penampilan perdana tingkat nasional," kata Mayob.
Rombongan penari sanggar Aski Biak bertolak ke Jakarta dengan pesawat komersial Sriwijaya Air dari Bandara Frans Kaisepo, Jumat pukul 12.00. (*)
Pewarta : Pewarta: Muhsidin
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Disdikbud Biak Numfor sebut pelajaran seni budaya adat daerah jadi muatan lokal
23 October 2025 18:03 WIB
Pemkot Jayapura: Setahun kepemimpinan Prabowo sebagai motivasi untuk bekerja
19 October 2025 2:41 WIB
Pemkab Jayapura mendorong pelaku seni dan ekonomi kreatif pahami nilai hukum
16 October 2025 3:26 WIB
Kampung Asei Besar Jayapura penghasil lukisan kulit kayu bernilai seni budaya
03 February 2025 10:22 WIB, 2025
Disbudpar: Sanggar Robongholo Jayapura gelar pagelaran seni dan budaya
23 January 2025 13:55 WIB, 2025