Kodam Cenderawasih gelar operasi bibir sumbing gratis
Minggu, 31 Januari 2016 19:46 WIB
Dokter spesialis bedah dan paramedis sedang melaksanakan operasi bibir sumbing salah satu pasien di RS Marthen Indey, Kota Jayapura, Papua, Minggu (31/1) (Foto: Istimewa/Pengdam Cenderawasih)
Jayapura (Antara Papua) - Kodam XVII/Cenderawasih menggelar bhakti sosial operasi bibir sumbing bagi masyarakat tidak mampu di Rumah Sakit Marten Indey Jayapura, Kota Jayapura, Papua.
"Kegiatan bhakti sosial operasi bibir sumbing ini diikuti oleh 29 pasien binaan kodim jajaran Kodam XVII/Cenderawasih," kata Kepala Kesehatam Kodam (Kakesdam) XVII/Cenderawasih Kolonel CKM dr Artha Bayu Duarsa, Sp.B usai kegiatan, Minggu petang.
Ia mengatakan oeprasi itu melibatkan beberapa orang tenaga dokter spesialis bedah dan paramedis Rumah Sakit Marten Indey serta dukungan dari tim operasi bibir sumbing dari Rumah Sakit M Ridwan Meureksa Jakarta.
"Kegiatan bhakti sosial operasi bibir sumbing ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang tidak mampu di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih dan sekitarnya agar mendapatkan bantuan pengobatan dan pelayanan kesehatan secara gratis dan juga melaksanakan perawatan lanjutan pascaoperasi," katanya.
Ia juga mengemukakan operasi bibir sumbing itu merupakan kerja sama TNI AD dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetika Indonesia dan yayasan Smile Train.
"Dalam melaksanakan operasi ini juga kami menggandeng perhimpunan dokter dan sebuah yayasan," katanya.
Menurt dia, awalnya penderita bibir sumbing ini jumlahnya cukup banyak, namun dengan kegiatan yang telah banyak dilakukan jumlah tersebut berkurang.
"Saya harapkan peran dari media untuk membantu menyosialisasikan kepada orang-orang yang belum mengetahui. dan kita akan terbuka menerima mereka sampai kapan pun. Silahkan lapor saja ke Babinsa atau Danramil, nanti pasti akan diarahkan ke rumah sakit terdekat dan akan dibantu," katanya.(*)
"Kegiatan bhakti sosial operasi bibir sumbing ini diikuti oleh 29 pasien binaan kodim jajaran Kodam XVII/Cenderawasih," kata Kepala Kesehatam Kodam (Kakesdam) XVII/Cenderawasih Kolonel CKM dr Artha Bayu Duarsa, Sp.B usai kegiatan, Minggu petang.
Ia mengatakan oeprasi itu melibatkan beberapa orang tenaga dokter spesialis bedah dan paramedis Rumah Sakit Marten Indey serta dukungan dari tim operasi bibir sumbing dari Rumah Sakit M Ridwan Meureksa Jakarta.
"Kegiatan bhakti sosial operasi bibir sumbing ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang tidak mampu di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih dan sekitarnya agar mendapatkan bantuan pengobatan dan pelayanan kesehatan secara gratis dan juga melaksanakan perawatan lanjutan pascaoperasi," katanya.
Ia juga mengemukakan operasi bibir sumbing itu merupakan kerja sama TNI AD dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetika Indonesia dan yayasan Smile Train.
"Dalam melaksanakan operasi ini juga kami menggandeng perhimpunan dokter dan sebuah yayasan," katanya.
Menurt dia, awalnya penderita bibir sumbing ini jumlahnya cukup banyak, namun dengan kegiatan yang telah banyak dilakukan jumlah tersebut berkurang.
"Saya harapkan peran dari media untuk membantu menyosialisasikan kepada orang-orang yang belum mengetahui. dan kita akan terbuka menerima mereka sampai kapan pun. Silahkan lapor saja ke Babinsa atau Danramil, nanti pasti akan diarahkan ke rumah sakit terdekat dan akan dibantu," katanya.(*)
Pewarta : Pewarta: Alfian Rumagit
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kodim 1702 Jayawijaya dorong peningkatan disiplin prajurit layanan ke warga
22 January 2026 18:36 WIB
Prajurit TNI Satgas Yonif 511/DY ajak warga Lanny Jaya doa bersama sambut 2026
30 December 2025 13:20 WIB
Prajurit TNI Satgas Yonif 521/DY bagikan 1.000 paket Natal di Tanah Papua
29 December 2025 22:30 WIB
Prajurit TNI Satgas Yonif 511/DY pastikan keamanan bakar batu di Mokoni Lanny Jaya
29 December 2025 18:39 WIB
Kodim 1702/Jayawijaya tegaskan Natal memperkuat nilai toleransi dan persaudaraan
28 December 2025 17:02 WIB
Prajurit Satgas Yonif 753/AVT melakukan binter perbatasan RI-PNG di Kampung Mot
18 December 2025 18:11 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Menteri Pigai ingatkan kesadaran HAM harus dibangun masif dari kampus Papua
20 January 2026 4:47 WIB