Kasonaweja (Antara Papua) - Kepolisian Daerah Papua meminta bantuan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) untuk menyelidiki kebakaran agen minyak tanah, premium, dan solar (AMPS) di Kasonaweja, Distrik Mamberamo Tengah, Kabupaten Mamberamo Raya, Provinsi Papua, yang terjadi pada Kamis (20/10).

"Puslabfor akan diminta menyelidiki kebakaran yang menghanguskan lokasi penyimpanan premium dan solar serta rumah dan kios yang ada di sekitarnya, pada Kamis lalu itu," kata  Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw.

Tidak ada korban yang meninggal dalam insiden tersebut hanya dua pekerja mengalami luka bakar, kata Waterpauw seusai meninjau lokasi kebakaran yang terletak di pinggir sungai Mamberamo itu.

Ia mengakui penyidik belum memeriksa para saksi karena mereka masih trauma mengingat rumah mereka yang berada di samping AMPS walaupun tidak terbakar namun dijarah masyarakat hingga tinggal pakaian di badan.

Tercatat dua karyawan AMPS menderita luka bakar dan dua rumah yang dihuni empat keluarga ludes terbakar.

"Kapolres Mamberamo Raya sudah diperintahkan untuk menindaklanjutinya, selain melakukan olah TKP juga mendapatkan kembali barang-barang warga terutama yang penting seperti komponen komputer, karena banyak data penting di dalamnya," kata Irjen Waterpauw.

Kapolda Papua itu melihat langsung lokasi kebakaran sekaligus memberikan bantuan kepada para korban kebakaran.

Polres Mamberamo Raya berada di sekitar sungai Mamberamo dan dapat ditempuh sekitar satu jam perjalanan dengan pesawat berbadan kecil dari Jayapura.

Selain itu juga dapat menggunakan kapal motor dari Jayapura menyusuri sungai selama 24 jam, dengan singgah di Sarmi, Kabupaten Sarmi. (*)