Jayapura (Antaranews Papua) - Kepolisian Resort Jayawijaya segera membuka kantor Kepolisian Sektor (Polsek) di Mapenduma, Kabupaten Nduga, Papua, guna memberikan rasa aman kepada masyarakat setempat.

"Memang sudah ada rencana untuk membuka Polsek di Mapenduma dan saat ini berbagai persiapan sedang dilakukan," kata Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Jayawijaya AKBP Yan Reba kepada Antara di Jayapura, Rabu.

Dia mengatakan pihak cukup intensif berkoordinasi dengan Pemda Nduga dan berbagai pihak terkait rencana pembukaan polsek di wilayah tersebut.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat segera terealisasi," kata Reba yang mengaku, untuk Kabupaten Nduga baru memiliki satu polsek yang berada di ibukota kabupaten yakni Polsek Kenyam.

Padahal, Kabupaten Nduga memiliki 32 distrik dengan 280 kampung dengan geografis yang menyebabkan polisi mengalami kesulitan dalam melaksanakan tugasnya, karena jalan darat baru ada dari Batas Batu ke Sawaerma, Kabupaten Asmat, sedangkan dari arah Wamena sedang dalam tahap pengerjaan.

Untuk ke Mapenduma hanya dapat dilakukan dengan menggunakan pesawat berbadan kecil seperti caravan, sehingga polisi sempat kesulitan saat mendengar guru dan tenaga medis mengalami gangguan keamanan.

"Bahkan, ada yang diperkosa oleh anggota kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB)," kata Reba.

Ia menjelaskan bahwa dengan dibukanya polsek di Mapenduma diharapkan pelayanan kepolisian dapat segera dilakukan sehingga masyarakat merasa aman dari gangguan kelompok bersenjata.

Polisi akan melakukan pengejaran guna menangkap anggota KKSB karena selain melakukan aksi kejahatan terhadap para guru dan tenaga medis, kelompok tersebut juga melakukan aksi penembakan hingga menewaskan tiga warga sipil di Kenyam dan mencederai Arjun (7), 25 Juni lalu.

"Polres Jayawijaya kini membawahi tiga kabupaten yang berada di kawasan pegunungan tengah yaitu Kabupaten Jayawijaya, Yalimo dan Nduga," kata AKBP Reba.

Pewarta : Evarukdijati
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2024