Jenazah tamu dari Jakarta langsung dimakamkan di Kapuas Kalteng
Selasa, 24 Maret 2020 10:52 WIB
Ketua Tim Satgas COVID-19 Kapuas Andreas Nuah. (ANTARA/All Ikhwan)
Kuala Kapuas (ANTARA) - Jenazah seorang tamu berasal dari Jakarta yang melakukan kunjungan ke Polres Kapuas, Kalimantan Tengah, sudah dimakamkan oleh petugas dangan berpakaian alat pelindung diri yang lengkap di pemakaman umum Jalan Jawa, Kota Kuala Kapuas, Senin (23/3) malam.
“Malam tadi juga jenazahnya dimakamkan. Kalau tidak salah sekitar pukul 22.00 WIB lebih dan dimakamkan di Jalan Jawa,” kata Ketua Tim Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Kapuas, Andreas Nuah, saat dihubungi melalui telepon, Selasa.
Sedangkan untuk dua orang temannya yang bersama saat melakukan kunjungan ke Polres Kapuas, pada malam itu tidak diketahui keberadaannya. Pihaknya juga sudah melakukan kontak hubungan melalui telepon menanyakan keberadaan dua orang tersebut, namun tidak mendapatkan jawaban.
“Pada malam itu dua orang tersebut, keberadaannya tidak diketahui lagi dimana. Kami coba hubungi melalui telepon sudah tidak aktif lagi,” kataPenjabat Sekretaris Daerah Kapuas itu.
Sementara itu, upaya penanganan yang sudah dilakukan terkait hal tersebut, yakni melakukan pendataan terhadap orang-orang dalam pemantauan yang diduga sempat melakukan kontak, sebelum seorang tamu yang berjenis kelamin laki-laki berusia sekitar 50 tahun ke atas itu meninggal.
Pihaknya juga sudah melakukan penyemprotan disinfektan beberapa kali di Polres sebagai langkah pencegahan. Selain itu, pihaknya juga sudah mendata orang-orang yang kontak dengannya, serta melakukan koordinasi dengan Kapolres Kapuas, terkait kejadian tersebut.
Terkait orang dalam pemantauan, pihaknya sudah meminta kepada yang bersangkutan untuk sementara waktu melakukan isolasi diri di rumah masing-masing dan tidak bepergian ke luar rumah.
“Sudah kami minta kepada orang-orang terkait semalam, baik yang sempat kontak atau bersentuhan langsung, maupun orang yang melakukan evakuasi terhadap yang meninggal, agar sementara waktu mengisolasikan diri di rumah masing-masing,” jelas Andreas Nuah.
“Malam tadi juga jenazahnya dimakamkan. Kalau tidak salah sekitar pukul 22.00 WIB lebih dan dimakamkan di Jalan Jawa,” kata Ketua Tim Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Kapuas, Andreas Nuah, saat dihubungi melalui telepon, Selasa.
Sedangkan untuk dua orang temannya yang bersama saat melakukan kunjungan ke Polres Kapuas, pada malam itu tidak diketahui keberadaannya. Pihaknya juga sudah melakukan kontak hubungan melalui telepon menanyakan keberadaan dua orang tersebut, namun tidak mendapatkan jawaban.
“Pada malam itu dua orang tersebut, keberadaannya tidak diketahui lagi dimana. Kami coba hubungi melalui telepon sudah tidak aktif lagi,” kataPenjabat Sekretaris Daerah Kapuas itu.
Sementara itu, upaya penanganan yang sudah dilakukan terkait hal tersebut, yakni melakukan pendataan terhadap orang-orang dalam pemantauan yang diduga sempat melakukan kontak, sebelum seorang tamu yang berjenis kelamin laki-laki berusia sekitar 50 tahun ke atas itu meninggal.
Pihaknya juga sudah melakukan penyemprotan disinfektan beberapa kali di Polres sebagai langkah pencegahan. Selain itu, pihaknya juga sudah mendata orang-orang yang kontak dengannya, serta melakukan koordinasi dengan Kapolres Kapuas, terkait kejadian tersebut.
Terkait orang dalam pemantauan, pihaknya sudah meminta kepada yang bersangkutan untuk sementara waktu melakukan isolasi diri di rumah masing-masing dan tidak bepergian ke luar rumah.
“Sudah kami minta kepada orang-orang terkait semalam, baik yang sempat kontak atau bersentuhan langsung, maupun orang yang melakukan evakuasi terhadap yang meninggal, agar sementara waktu mengisolasikan diri di rumah masing-masing,” jelas Andreas Nuah.
Pewarta : Kasriadi/All Ikhwan
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Jayapura sebut pelaku usaha tumbuh setelah pandemi COVID-19
10 September 2024 12:03 WIB, 2024
Satgas COVID-19: Warga Papua jaga kesehatan setelah pencabutan wajib masker
12 June 2023 12:16 WIB, 2023
Manajemen RSUD Abepura sebut total insentif nakes COVID-19 Rp12,9 miliar
26 March 2023 20:53 WIB, 2023
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemprov Papua Pegunungan dukung pembukaan lahan pertanian 800 hektare di Jayawijaya
22 April 2026 11:40 WIB
Wali Kota Jayapura serahkan bantuan keagamaan Rp100 juta bagi TK di Kotaraja
20 April 2026 19:01 WIB