Logo Header Antaranews Papua

Wamendes PDT sebut pemerataan pembangunan Papua Selatan perlu didorong bersama

Kamis, 23 April 2026 14:28 WIB
Image Print
Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria (kiri) didampingi Wakil Gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa meresmikan lampu penerangan jalan di Kampung Torai (ANTARA/HO-Humas Pemprov Papua Selatan)

Jayapura (ANTARA) - Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria mengatakan pemerataan pembangunan di Provinsi Papua Selatan perlu didorong bersama.

"Papua Selatan mempunyai potensi besar tetapi juga memiliki tantangan yang tidak kecil sehingga akses, infrastruktur dan pemerataan pembangunan masih perlu didorong bersama," katanya dalam siaran pers yang diterima Antara di Jayapura, Kamis.

Dia mengatakan itu di sela peresmian lampu penerangan jalan di Kampung Torai, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua Selatan pada Rabu (22/4).

Menurut Patria, pihaknya akan menyampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait pentingnya pembangunan infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan di Papua Selatan.

"Namun diharapkan kehadiran lampu jalan ini merupakan bukti bahwa pemerintah hadir dan pembangunan tidak hanya di kota saja tetapi juga sampai ke kampung-kampung sehingga program ini mudah-mudahan terus berjalan," ujarnya.

Dia menjelaskan pihaknya berharap fasilitas yang telah dibangun harus terus dijaga dan dirawat agar tetap menyala, sehingga aktivitas masyarakat khususnya pada malam hari bisa berjalan lancar.

"Lampu penerangan jalan ini bukan hanya milik pemerintah tapi milik semua masyarakat," katanya lagi.

Dia menambahkan pihaknya mengajak pemerintah daerah setempat untuk terus melanjutkan program ini khususnya pada wilayah-wilayah yang membutuhkan.

"Semoga cahaya yang kita nyalakan saat ini membawa manfaat bagi masyarakat," ujarnya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Wamendes: Pemerataan pembangunan Papua Selatan perlu didorong bersama



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026