
Pemkab Jayawijaya dorong masyarakat hidup berpegang pada Injil

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan mendorong masyarakat daerah setempat untuk hidup berpegang terhadap Injil guna membentuk tatanan kehidupan sosial yang baik.
Pemkab Jayawijaya menggelar acara puncak Pekabaran Injil (PI) ke-72 tahun 2026 dengan melibatkan seluruh denominasi gereja di Kabupaten Jayawijaya yang berlangsung di Stadion Pendidikan Wamena, Senin.
Bupati Jayawijaya Atenius Murib mengatakan perayaan PI ke-72 terdapat tiga harapan besar, di antaranya refleksi, introspeksi, dan komitmen hidup baru bagi masyarakat di daerah ini sehingga menjadi lebih baik.
“Apakah kita sudah hidup seturut pesan Injil Kristus baik itu kepala daerah, aparatur sipil negara (ASN), pendeta, pastor, pelayan, sopir, kepala keluarga, ibu rumah tangga. Mari mulai saat ini setiap sendi-sendi kehidupan harus berpegang terhadap pesan-pesan yang telah ada di Injil,” katanya.
Menurut dia, masyarakat Papua Pegunungan khususnya Lembah Baliem (sebutan lain Wamena) sudah 72 tahun menerima Injil Kristus maka perubahan sifat dan perbuatan harus terus diperbaiki dari waktu ke waktu.
"Tema yang diambil pada PI ke-72 adalah Injil membawa keselamatan dan mempersatukan kita. Tema ini diambil dari Efesus 2:13-22 dan berfokus pada pentingnya persatuan serta bersyukur atas anugerah Tuhan di Tanah Papua, khususnya di Lembah Baliem,” ujarnya.
Dia menjelaskan ada dua kelompok wakil Allah di dunia, yakni orang tua dan pemerintah.
“Orang tua sebagai wakil Allah disebutkan untuk anak-anak menghormati orang tuanya agar berbahagia, berumur panjang. Pemerintah merupakan wakil Allah, maka segala persoalan di Lembah Baliem seperti menjarah barang orang, membacok, memanah, mabuk hingga melakukan kekerasan dalam rumah tangga, kecelakaan lalu lintas, seks bebas hingga terkena HIV AIDS dan terpengaruh penyalahgunaan zat adiktif harus dapat diselesaikan bersama-sama dengan orang tua,” katanya.
Dia menambahkan pemerintah dan orang tua harus dapat bersama-sama menjaga dan merawat generasi muda Jayawijaya untuk terbebas dalam hal-hal negatif yang jauh dari ajaran Injil Kristus.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
