Umat Katolik di Timika doakan para 'pahlawan' COVID-19
Jumat, 10 April 2020 1:08 WIB
Perayaan misa Kamis Putih di Gereja Katolik Paroki Santo Stefanus Sempan, Timika dipimpin tiga pastor dengan konselebran utama yaitu Pastor Darius Kuntara OFM. (ANTARA/Evarianus Supar)
Timika (ANTARA) - Ribuan umat Katolik di Timika, Papua, yang mengikuti perayaan misa Kamis Putih melalui jaringan video streaming, diajak mendoakan para 'pahlawan' yang tengah berjuang mengobati para pasien tertular COVID-19 di berbagai fasilitas kesehatan seperti dokter, perawat dan tenaga kesehatan lainnya.
Ajakan doa itu disampaikan oleh Pastor Darius Kuntara OFM saat memimpin perayaan misa Kamis Putih di Gereja Katolik Paroki Santo Stefanus Sempan Timika pada Kamis malam.
Perayaan Kamis Putih menjadi salah satu bagian terpenting dalam lingkaran Pekan Suci dalam tradisi Gereja Katolik sebagai peristiwa mengenang Yesus Kristus atau Isa Almasih melakukan perjamuan terakhir serta membasuh kaki murid-muridnya.
"Mari kita berdoa bagi semua orang yang membantu kita melawan pandemi wabah COVID-19. Ketika banyak orang dirumahkan dan melakukan pekerjaan dari rumah, ada sekian ratus orang bahkan sekian ribu orang yang memberikan hati dan dirinya untuk tetap bekerja, melayani pengobatan para pasien di rumah-rumah sakit," ujar Pastor Darius.
Menurut dia, para tenaga kesehatan itu rela membaktikan diri dan hidupnya untuk menyelamatkan sesama yang terinfeksi COVID-19 sekalipun dengan risiko besar mereka juga bisa tertular virus ganas yang sangat mematikan itu.
Selain itu, Pastor Darius juga mengajak umat Katolik setempat mendoakan para pemimpin negara, pemimpin Indonesia mulai dari pusat sampai di daerah yang memegang kebijakan dalam hal penganggaran.
"Semoga para pemimpin kita mulai dari aras nasional hingga di daerah tetap memberikan hati dan dirinya untuk membongkar pasang anggaran yang sudah disusun demi penanganan COVID-19. Kita semua memberikan dukungan penuh dan mendoakan mereka," ujarnya.
Tidak lupa, Pastor Darius juga mengajak umat Katolik Timika mendoakan para kepala dinas kesehatan, Tim Satgas Penanganan COVID-19 di berbagai daerah di tanah air yang sedang bekerja bersama seluruh elemen dan aparat terkait untuk melakukan pencarian kontak semua orang yang dipantau terjangkit wabah pandemi COVID-19.
"Mereka tidak pernah lelah untuk menyerukan social distancing dan physical distancing serta stay at home kepada warga masyarakat. Mari kita mendoakan mereka semua agar tetap sehat, kuat, dan bersemangat," ajak Pastor Darius.
Sebagaimana perayaan misa Minggu Palma pada Minggu (5/4), perayaan misa Kamis Putih di sejumlah Gereja Katolik di Kota Timika juga tidak dihadiri oleh umat.
Meski demikian, umat Katolik dapat mengikuti perayaan tersebut melalui media video streaming dari rumah masing-masing.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada perayaan misa Kamis Putih tahun ini tidak dilakukan prosesi pembasuhan kaki para tokoh umat Katolik yang biasanya dilakukan oleh pastor atau imam.
Hingga Kamis ini, jumlah warga Mimika yang positif tertular COVID-19 sebanyak 13 orang, tiga di antaranya telah meninggal dunia.
Adapun jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 48 orang, dimana 19 orang di antaranya kini tengah menjalani perawatan di RSUD Mimika sebanyak 13 orang, satu pasien di RSMM Timika, lima pasien di RS Tembagapura. Sementara 29 pasien lainnya melakukan isolasi mandiri.
Ajakan doa itu disampaikan oleh Pastor Darius Kuntara OFM saat memimpin perayaan misa Kamis Putih di Gereja Katolik Paroki Santo Stefanus Sempan Timika pada Kamis malam.
Perayaan Kamis Putih menjadi salah satu bagian terpenting dalam lingkaran Pekan Suci dalam tradisi Gereja Katolik sebagai peristiwa mengenang Yesus Kristus atau Isa Almasih melakukan perjamuan terakhir serta membasuh kaki murid-muridnya.
"Mari kita berdoa bagi semua orang yang membantu kita melawan pandemi wabah COVID-19. Ketika banyak orang dirumahkan dan melakukan pekerjaan dari rumah, ada sekian ratus orang bahkan sekian ribu orang yang memberikan hati dan dirinya untuk tetap bekerja, melayani pengobatan para pasien di rumah-rumah sakit," ujar Pastor Darius.
Menurut dia, para tenaga kesehatan itu rela membaktikan diri dan hidupnya untuk menyelamatkan sesama yang terinfeksi COVID-19 sekalipun dengan risiko besar mereka juga bisa tertular virus ganas yang sangat mematikan itu.
Selain itu, Pastor Darius juga mengajak umat Katolik setempat mendoakan para pemimpin negara, pemimpin Indonesia mulai dari pusat sampai di daerah yang memegang kebijakan dalam hal penganggaran.
"Semoga para pemimpin kita mulai dari aras nasional hingga di daerah tetap memberikan hati dan dirinya untuk membongkar pasang anggaran yang sudah disusun demi penanganan COVID-19. Kita semua memberikan dukungan penuh dan mendoakan mereka," ujarnya.
Tidak lupa, Pastor Darius juga mengajak umat Katolik Timika mendoakan para kepala dinas kesehatan, Tim Satgas Penanganan COVID-19 di berbagai daerah di tanah air yang sedang bekerja bersama seluruh elemen dan aparat terkait untuk melakukan pencarian kontak semua orang yang dipantau terjangkit wabah pandemi COVID-19.
"Mereka tidak pernah lelah untuk menyerukan social distancing dan physical distancing serta stay at home kepada warga masyarakat. Mari kita mendoakan mereka semua agar tetap sehat, kuat, dan bersemangat," ajak Pastor Darius.
Sebagaimana perayaan misa Minggu Palma pada Minggu (5/4), perayaan misa Kamis Putih di sejumlah Gereja Katolik di Kota Timika juga tidak dihadiri oleh umat.
Meski demikian, umat Katolik dapat mengikuti perayaan tersebut melalui media video streaming dari rumah masing-masing.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada perayaan misa Kamis Putih tahun ini tidak dilakukan prosesi pembasuhan kaki para tokoh umat Katolik yang biasanya dilakukan oleh pastor atau imam.
Hingga Kamis ini, jumlah warga Mimika yang positif tertular COVID-19 sebanyak 13 orang, tiga di antaranya telah meninggal dunia.
Adapun jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 48 orang, dimana 19 orang di antaranya kini tengah menjalani perawatan di RSUD Mimika sebanyak 13 orang, satu pasien di RSMM Timika, lima pasien di RS Tembagapura. Sementara 29 pasien lainnya melakukan isolasi mandiri.
Pewarta : Evarianus Supar
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dinkes Jayawijaya dukung pembukaan pos vaksinasi di Bandar Udara Wamena
15 July 2022 19:57 WIB, 2022
Dinkes Biak miliki 90 vaksinator layani vaksinasi COVID-19 selama Lebaran
03 May 2022 17:50 WIB, 2022
Presiden Jokowi tekankan vaksin penguat seiring warga mudik capai 79 juta
30 March 2022 18:15 WIB, 2022
Kemenkes mencatat 68 persen pasien COVID-19 meninggal karena belum vaksin
16 February 2022 11:26 WIB, 2022
Sebanyak 18 ribu penerima vaksin COVID-19 belum terdata di Kemenkes
03 February 2022 13:48 WIB, 2022
Presiden Joko Widodo minta masyarakat lakukan vaksinasi "booster" COVID-19
18 January 2022 17:01 WIB, 2022
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Dishub Jayawijaya pastikan lima lampu pengatur lalu lintas beroperasi optimal
26 January 2026 16:02 WIB