Jerman perkirakan tes vaksin COVID-19 siap akhir tahun ini
Jumat, 15 Mei 2020 16:25 WIB
Ilustrasi - Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)
Berlin (ANTARA) - Vaksin untuk COVID-19 siap dilakukan tes akhir sebelum akhir tahun ini, menurut badan regulasi untuk vaksin Jerman pada Kamis (14/5).
Profesor Klaus Cichutek, kepala Institut Paul Ehrlich, mengatakan kepada harian Mannheimer Morgen bahwa ia berharap proyek penelitian vaksin saat ini di Jerman akan mencapai progres dalam beberapa bulan ke depan.
Menurutnya, sebuah calon vaksin sudah bisa siap paling cepat pada musim gugur untuk percobaan tahap akhir, saat kemanjuran serta keamanan akan dievaluasi sebelum mengantongi persetujuan untuk digunakan oleh masyarakat.
"Jika semua uji klinis ini sukses, menjelang akhir tahun atau awal tahun depan kita dapat membahas bagaimana melanjutkan proses persetujuan," katanya.
Pada April, perusahaan bioteknologi Jerman, BioNTech, mulai melakukan uji coba potensi vaksin COVID-19 pada manusia setelah menerima kewenangan dari Institut Paul Ehrlich.
Profesor Cichutek menyebutkan tiga pusat riset lainnya di Jerman juga diharapkan segera memulai uji coba klinis untuk calon vaksin mereka.
Para ilmuwan dan peneliti di seluruh dunia berlomba-lomba menemukan vaksin untuk virus corona, yang muncul di China pada Desember lalu dan telah menginfeksi hampir 4,38 juta orang secara global serta menelan lebih dari 298.000 korban jiwa.
Sambil menunggu vaksin ditemukan, para ahli mengobati pasien dengan obat antimalaria, termasuk hydroxychloroquine dan chloroquine, yang telah menunjukkan hasil positif untuk pengobatan penyakit paru-paru terkait COVID-19.
Sumber: Anadolu
Profesor Klaus Cichutek, kepala Institut Paul Ehrlich, mengatakan kepada harian Mannheimer Morgen bahwa ia berharap proyek penelitian vaksin saat ini di Jerman akan mencapai progres dalam beberapa bulan ke depan.
Menurutnya, sebuah calon vaksin sudah bisa siap paling cepat pada musim gugur untuk percobaan tahap akhir, saat kemanjuran serta keamanan akan dievaluasi sebelum mengantongi persetujuan untuk digunakan oleh masyarakat.
"Jika semua uji klinis ini sukses, menjelang akhir tahun atau awal tahun depan kita dapat membahas bagaimana melanjutkan proses persetujuan," katanya.
Pada April, perusahaan bioteknologi Jerman, BioNTech, mulai melakukan uji coba potensi vaksin COVID-19 pada manusia setelah menerima kewenangan dari Institut Paul Ehrlich.
Profesor Cichutek menyebutkan tiga pusat riset lainnya di Jerman juga diharapkan segera memulai uji coba klinis untuk calon vaksin mereka.
Para ilmuwan dan peneliti di seluruh dunia berlomba-lomba menemukan vaksin untuk virus corona, yang muncul di China pada Desember lalu dan telah menginfeksi hampir 4,38 juta orang secara global serta menelan lebih dari 298.000 korban jiwa.
Sambil menunggu vaksin ditemukan, para ahli mengobati pasien dengan obat antimalaria, termasuk hydroxychloroquine dan chloroquine, yang telah menunjukkan hasil positif untuk pengobatan penyakit paru-paru terkait COVID-19.
Sumber: Anadolu
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bayern Muenchen kembali juarai Bundesliga setelah kalahkan Dortmund 3-1
24 April 2022 2:26 WIB, 2022
Liga Jerman-Gol penalti Lewandowski bantu Bayern Muenchen taklukkan Augsburg
10 April 2022 2:37 WIB, 2022
Undian Piala Dunia Qatar 2022: AS dan Iran, Spanyol dan Jerman satu grup
02 April 2022 3:35 WIB, 2022
Bursa saham Jerman berbalik menguat, indeks DAX 40 terkerek 0,17 persen
19 March 2022 4:30 WIB, 2022
Saham Jerman meraih untung hari kedua, indeks DAX 40 naik 0,24 persen
09 February 2022 5:27 WIB, 2022
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Kemenlu RI pastikan Indonesia berkontribusi lebih di kawasan Pasifik
14 October 2024 20:59 WIB, 2024
Dirut Akhmad Munir: ANTARA sejalan dengan OANA untuk pemberantasan hoaks
24 October 2023 12:20 WIB, 2023
Dispar Jayapura: KTT ASEAN berdampak pada kemajuan sektor pariwisata daerah
29 August 2023 23:37 WIB, 2023