Leverkusen karantina pemain Nadiem Amiri setelah kontak dengan virus corona
Selasa, 4 Agustus 2020 21:05 WIB
Arsip - Gelandang Bayer Leverkusen Nadiem Amiri (kanan) berduel dengan gelandang Mainz Danny Latza (kiri) pada pertandingan Liga Jerman yang dimainkan di Leverkusen, 5 Juni 2020. (ANTARA/AFP/MARTIN MEISSNER)
Jakarta (ANTARA) - Bayer Leverkusen mengatakan pihaknya mengkarantina gelandang Nadiem Amiri setelah melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi COVID-19, demikian dilaporkan AFP, Selasa.
Dengan demikian Amiri dipastikan akan absen saat timnya menjamu Rangers pada pertandingan Liga Europa pekan depan.
Leverkusen mengatakan gelandang 23 tahun itu "melakukan kontak pribadi singkat dengan seseorang yang memiliki virus corona dan telah dipisahkan dari skuat selama sepakan."
Menjelang pertandingan leg kedua 16 besar Liga Europa melawan Rangers, Leverkusen menggenggam keunggulan 3-1 setelah meraih kemenangan di Glasgow, sebelum kompetisi ditangguhkan pada Maret karena pandemi COVID-19.
Seandainya Leverkusen mencapai perempat final Liga Europa, di mana mereka akan bertemu Inter Milan atau Getafe pada Senin depan, mereka akan kembali bermain tanpa Amiri, yang telah mencatatkan tiga pertandingan untuk timnas Jerman pada 2019.
Direktur sepak bola Leverkusen Rudi Voeller memuji Amiri, karena sang pemain langsung menyampaikan kepada klub perihal kemungkinan dirinya terinfeksi meski para pemain dites secara reguler.
"Prosedur ini memperlihatkan pendekatan higienis yang kami lakukan dan bahwa para pemain sensitif terhadap masalah corona," demikian pernyataan Voeller.
"Sikap Nadiem merupakan teladan dan hal yang penting."
"Khususnya saat melihat jumlah orang yang terinfeksi di Jerman, ini merupakan contoh pendekatan yang serius dan bertanggung jawab terhadap pandemi ini."
Sejauh ini Jerman mencatatkan 211.281 kasus terinfeksi COVID-19, dengan jumlah korban jiwa sebanyak 9.156 orang.
Dengan demikian Amiri dipastikan akan absen saat timnya menjamu Rangers pada pertandingan Liga Europa pekan depan.
Leverkusen mengatakan gelandang 23 tahun itu "melakukan kontak pribadi singkat dengan seseorang yang memiliki virus corona dan telah dipisahkan dari skuat selama sepakan."
Menjelang pertandingan leg kedua 16 besar Liga Europa melawan Rangers, Leverkusen menggenggam keunggulan 3-1 setelah meraih kemenangan di Glasgow, sebelum kompetisi ditangguhkan pada Maret karena pandemi COVID-19.
Seandainya Leverkusen mencapai perempat final Liga Europa, di mana mereka akan bertemu Inter Milan atau Getafe pada Senin depan, mereka akan kembali bermain tanpa Amiri, yang telah mencatatkan tiga pertandingan untuk timnas Jerman pada 2019.
Direktur sepak bola Leverkusen Rudi Voeller memuji Amiri, karena sang pemain langsung menyampaikan kepada klub perihal kemungkinan dirinya terinfeksi meski para pemain dites secara reguler.
"Prosedur ini memperlihatkan pendekatan higienis yang kami lakukan dan bahwa para pemain sensitif terhadap masalah corona," demikian pernyataan Voeller.
"Sikap Nadiem merupakan teladan dan hal yang penting."
"Khususnya saat melihat jumlah orang yang terinfeksi di Jerman, ini merupakan contoh pendekatan yang serius dan bertanggung jawab terhadap pandemi ini."
Sejauh ini Jerman mencatatkan 211.281 kasus terinfeksi COVID-19, dengan jumlah korban jiwa sebanyak 9.156 orang.
Pewarta : A Rauf Andar Adipati
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Liga Jerman-Leverkusen sengitkan persaingan empat besar dengan gebuk Frankfurt 3-1
25 April 2021 3:59 WIB, 2021
Bayern Muenchen "kunci" gelar juara Liga Jerman setelah menang lawanLeverkusen 2-0
21 April 2021 4:06 WIB, 2021
Liga Jerman-Leverkusen jaga asa kecil tiket Liga Champions seusai hantam Cologne 3-0
18 April 2021 3:52 WIB, 2021
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Komisi IV DPR Papua Pegunungan minta pemda bangun sarana olahraga di Jayawijaya
17 April 2026 8:47 WIB