Putra Presiden Amerika Trump, Barron, positif COVID-19
Kamis, 15 Oktober 2020 8:22 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan putranya Barron berjalan menuju Gedung Putih dari Marine One di Washington, Amerika Serikat, Minggu (16/8/2020). REUTERS/Erin Scott/WSJ/djo (REUTERS/ERIN SCOTT)
Washington (ANTARA) - Putra Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Barron, positif tertular COVID-19 namun tidak menunjukkan gejala, kata Ibu Negara Melania Trump, Rabu (14/10).
Kabar itu muncul setelah kedua orang tua Barron, Donald dan Melania, juga dinyatakan terkena penyakit virus corona jenis baru tersebut.
"Untungnya, dia adalah remaja yang kuat dan tidak menunjukkan gejala," kata Melania Trump dalam pernyataan.
Ia mengatakan dirinya dan Barron sekarang sudah dinyatakan negatif dari virus itu.
Melania menuturkan bahwa gejala yang ia sendiri alami sangat "sedikit". Ia juga berharap dapat melanjutkan tugas-tugasnya sebagai ibu negara "sesegera mungkin."
Donald Trump sempat menginap tiga malam di sebuah rumah sakit militer setelah ia pada 2 Oktober mengumumkan bahwa dirinya dan Melania positif corona.
Selama perawatan atas virus itu, Donald menjalani sebuah terapi antibodi ganda eksperimental, yang dikembangkan oleh Regeneron Pharmaceuticals Inc. Ia juga diberi obat anti virus remdesivir buatan Gilead Sciences Inc serta steroid dexamethasone.
"Pada satu sisi, saya senang kami bertiga menjalani periode ini secara bersamaan sehingga kami bisa menjaga satu sama lain dan menghabiskan waktu bersama," kata Melania Trump.
Sumber: Reuters
Kabar itu muncul setelah kedua orang tua Barron, Donald dan Melania, juga dinyatakan terkena penyakit virus corona jenis baru tersebut.
"Untungnya, dia adalah remaja yang kuat dan tidak menunjukkan gejala," kata Melania Trump dalam pernyataan.
Ia mengatakan dirinya dan Barron sekarang sudah dinyatakan negatif dari virus itu.
Melania menuturkan bahwa gejala yang ia sendiri alami sangat "sedikit". Ia juga berharap dapat melanjutkan tugas-tugasnya sebagai ibu negara "sesegera mungkin."
Donald Trump sempat menginap tiga malam di sebuah rumah sakit militer setelah ia pada 2 Oktober mengumumkan bahwa dirinya dan Melania positif corona.
Selama perawatan atas virus itu, Donald menjalani sebuah terapi antibodi ganda eksperimental, yang dikembangkan oleh Regeneron Pharmaceuticals Inc. Ia juga diberi obat anti virus remdesivir buatan Gilead Sciences Inc serta steroid dexamethasone.
"Pada satu sisi, saya senang kami bertiga menjalani periode ini secara bersamaan sehingga kami bisa menjaga satu sama lain dan menghabiskan waktu bersama," kata Melania Trump.
Sumber: Reuters
Pewarta : Tia Mutiasari
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
HUT IDI ke-73 ajak dokter tingkatkan layanan kesehatan warga di Papua
29 October 2023 13:14 WIB, 2023
Prajurit TNI di Biak salurkan bantuan 650 paket sembako untuk warga
24 September 2023 12:27 WIB, 2023
Pangkoopsud III: Fasilitas TNI AU dilarang dipakai kegiatan politik praktis
26 July 2023 14:53 WIB, 2023
Dalam pidato perpisahan, Presiden Trump berdoa untuk pemerintahan berikutnya
20 January 2021 9:04 WIB, 2021
Wapres Pence berjanji hormati sejarah AS, pastikan pelantikan Biden aman
15 January 2021 11:56 WIB, 2021
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Kemenlu RI pastikan Indonesia berkontribusi lebih di kawasan Pasifik
14 October 2024 20:59 WIB, 2024
Dirut Akhmad Munir: ANTARA sejalan dengan OANA untuk pemberantasan hoaks
24 October 2023 12:20 WIB, 2023
Dispar Jayapura: KTT ASEAN berdampak pada kemajuan sektor pariwisata daerah
29 August 2023 23:37 WIB, 2023