Bupati Bogor Ade Yasin terima penghargaan perempuan pejuang di tengah pandemi
Kamis, 29 Oktober 2020 13:24 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin saat menerima penghargaan perempuan pejuang di masa pandemi COVID-19 di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (ANTARA/HO-Pemkab Bogor)
Cibinong, Bogor (ANTARA) - Bupati Bogor Ade Yasin menerima penghargaan sebagai perempuan pejuang di tengah pandemi COVID-19 dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Jawa Barat dalam Women Expo KNPI Jabar 2020.
"Penghargaan ini saya dedikasikan kepada semua pihak yang mendukung, termasuk keluarga dan seluruh rekan kerja, semoga ke depannya akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Ade Yasin usai menerima penghargaan di Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis.
Ia mengakui bahwa capaian tersebut bukan atas kerjanya sendiri atau "one women show", karena selain pemerintah ada juga kolaborasi dengan berbagai unsur, seperti swasta, akademisi, masyarakat, dan media.
Ia menyebutkan bahwa penentu daya saing suatu negara yaitu kualitas sumber daya manusia (SDM), produktivitas, dan kemampuan atau keterampilan.
Menurut dia, separuh pembangunan di wilayahnya berkat peran perempuan, karena komposisi jumlah penduduk laki-laki dan perempuan hampir imbang.
"Pemerintah Kabupaten Bogor senantiasa berupaya untuk melindungi hak dan kebutuhan perempuan dan laki-laki secara adil dan manusiawi," katanya.
Ade Yasin juga berharap, partisipasi kaum perempuan dalam pembangunan di Kabupaten Bogor terus meningkat.
"Saya akan terus mendorong kaum perempuan agar meningkatkan kapasitasnya, mengeksplorasi dirinya lebih luas, dan berpartisipasi dalam politik dan pembangunan agar aspirasinya didengar dan kepentingannya diakomodir dalam tatanan sosial ekonomi masyarakat, berbangsa, dan bernegara," kata katanya.
"Penghargaan ini saya dedikasikan kepada semua pihak yang mendukung, termasuk keluarga dan seluruh rekan kerja, semoga ke depannya akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Ade Yasin usai menerima penghargaan di Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis.
Ia mengakui bahwa capaian tersebut bukan atas kerjanya sendiri atau "one women show", karena selain pemerintah ada juga kolaborasi dengan berbagai unsur, seperti swasta, akademisi, masyarakat, dan media.
Ia menyebutkan bahwa penentu daya saing suatu negara yaitu kualitas sumber daya manusia (SDM), produktivitas, dan kemampuan atau keterampilan.
Menurut dia, separuh pembangunan di wilayahnya berkat peran perempuan, karena komposisi jumlah penduduk laki-laki dan perempuan hampir imbang.
"Pemerintah Kabupaten Bogor senantiasa berupaya untuk melindungi hak dan kebutuhan perempuan dan laki-laki secara adil dan manusiawi," katanya.
Ade Yasin juga berharap, partisipasi kaum perempuan dalam pembangunan di Kabupaten Bogor terus meningkat.
"Saya akan terus mendorong kaum perempuan agar meningkatkan kapasitasnya, mengeksplorasi dirinya lebih luas, dan berpartisipasi dalam politik dan pembangunan agar aspirasinya didengar dan kepentingannya diakomodir dalam tatanan sosial ekonomi masyarakat, berbangsa, dan bernegara," kata katanya.
Pewarta : M Fikri Setiawan
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Jokowi bersama Menko Ekonomi dan Mentan tanam jagung di Janeponto
23 November 2021 14:09 WIB, 2021
Presiden Jokowi menjamu PM Malaysia Muhyiddin dengan santap siang rendang
05 February 2021 13:58 WIB, 2021
Bogor kibarkan kain merah putih raksasa di papan panjat tebing Tegar Beriman
04 August 2020 4:44 WIB, 2020
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemkot Jayapura pastikan pelayanan pendidikan dan bantuan sosial tepat sasaran
21 May 2026 14:57 WIB
KPU Papua Pegunungan beri bantuan sosial ke pengungsi di Wamena pascaperang suku
19 May 2026 13:56 WIB
Pemprov Papua Selatan ajak warga Merauke dukung program pembangunan berkelanjutan
18 May 2026 16:59 WIB