BBPJN Jayapura audiensi dengan Danrem 172/PWY
Rabu, 10 Februari 2021 12:27 WIB
Kepala BBPJN Jayapura Edu Melki Sasarari melakukan audiensi dengan Danrem 172/PWY brigjen Izak Pangemanan.(ANTARA News Papua/HO-Pendam XVII/Cenderawadih)
Jayapura (ANTARA) - Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan menerima audiensi Kepala Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (BBPJN) Jayapura Edu Melki Sasarari bertempat di Makorem 172/PWY, Selasa.
Kepala BBPJN Edu Melki Sasarari mengatakan proses pengerjaan jalan trans Jayapura-Wamena hingga saat ini terus dilakukan meski mengalami kendala waktu pengerjaan disebabkan tingginya mobilitas kendaraan yang melintas dengan beban yang berat dari Jayapura menuju Wamena.
"Kendaraan pengangkut berbagai komoditas terus memaksa melakukan perjalanan ke Wamena dan mengakibatkan waktu jam kerja berkurang dari sebelumnya 8 jam menjadi 4 jam dalam sehari. Waktu kerja dihabiskan untuk membantu menarik truk dan sejenisnya yang terjebak oleh lumpur,"ujarnya.
Edu menjelaskan, kondisi jalan saat ini dalam tahap pengerjaan dan masih berupa jalan tanah, ditambah lagi tingginya curah hujan membuat kondisi jalan makin parah untuk dapat dilalui oleh kendaraan bermuatan berat.
Untuk itu, BPPJN Jayapura meminta bantuan kepada Korem 172/PWY dalam menghimbau dan mensosialisasikan kebijakan bagi kendaraan melewati jalan trans Jayapura-Wamena melalui pos-pos TNI yang tergelar.
“Kami butuh waktu sekitar dua minggu untuk memaksimalkan pengerjaan. Setelah itu, jalan akan kami buka selama dua hari dan kedepannya akan dibuka seminggu dua kali tergantung kondisi dilapangan. Kita berharap kebijakan ini dapat dilaksanakan,"harapnya.
Sementara itu, Danrem mendukung penuh kebijakan yang akan dikeluarkan oleh BPPJN sebagai salah satu upaya dalam percepatan pembangunan jalan trans Papua.
“Kami sangat mendukung, sebab dengan adanya pembangunan jalan ini kita bisa mengangkut bahan kebutuhan pokok maupun bahan untuk mendukung program pembangunan di daerah pegunungan dalam jumlah besar dengan harga yang murah,"kata Danrem.
Selama ini transportasi barang hanya tergantung angkutan udara, lanjutnya, yang sangat mahal dan secara otomatis akan menaikkan harga kebutuhan. Disamping itu juga, dengan harga yang begitu mahal dapat menghambat pembangunan di daerah pegunungan.
Danrem menjelaskan, TNI menggelar pos di sepanjang titik pembangunan trans Jayapura-Wamena dalam rangka memberikan keamanan.
“Kita berharap pos-pos sepanjang jalan ini, kedepan bisa menjadi titik permukiman sehingga kita bisa mendorong terjadinya transmigrasi lokal dan kita dorong kementerian terkait untuk mengambil bagian seperti dalam bidang pendidikan, kesehatan dan bidang lainnya”, harap Danrem.
Terkait pelaksanaan sosialisasi dan himbauan aturan BPPJN, Danrem menyampaikan, segera melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat. “Kita juga berharap pemerintah daerah ikut menghimbau dan mensosialisasikan aturan ini kepada pelaku usaha baik di Jayapura maupun di Wamena”, kata Danrem.
Kepala BBPJN Edu Melki Sasarari mengatakan proses pengerjaan jalan trans Jayapura-Wamena hingga saat ini terus dilakukan meski mengalami kendala waktu pengerjaan disebabkan tingginya mobilitas kendaraan yang melintas dengan beban yang berat dari Jayapura menuju Wamena.
"Kendaraan pengangkut berbagai komoditas terus memaksa melakukan perjalanan ke Wamena dan mengakibatkan waktu jam kerja berkurang dari sebelumnya 8 jam menjadi 4 jam dalam sehari. Waktu kerja dihabiskan untuk membantu menarik truk dan sejenisnya yang terjebak oleh lumpur,"ujarnya.
Edu menjelaskan, kondisi jalan saat ini dalam tahap pengerjaan dan masih berupa jalan tanah, ditambah lagi tingginya curah hujan membuat kondisi jalan makin parah untuk dapat dilalui oleh kendaraan bermuatan berat.
Untuk itu, BPPJN Jayapura meminta bantuan kepada Korem 172/PWY dalam menghimbau dan mensosialisasikan kebijakan bagi kendaraan melewati jalan trans Jayapura-Wamena melalui pos-pos TNI yang tergelar.
“Kami butuh waktu sekitar dua minggu untuk memaksimalkan pengerjaan. Setelah itu, jalan akan kami buka selama dua hari dan kedepannya akan dibuka seminggu dua kali tergantung kondisi dilapangan. Kita berharap kebijakan ini dapat dilaksanakan,"harapnya.
Sementara itu, Danrem mendukung penuh kebijakan yang akan dikeluarkan oleh BPPJN sebagai salah satu upaya dalam percepatan pembangunan jalan trans Papua.
“Kami sangat mendukung, sebab dengan adanya pembangunan jalan ini kita bisa mengangkut bahan kebutuhan pokok maupun bahan untuk mendukung program pembangunan di daerah pegunungan dalam jumlah besar dengan harga yang murah,"kata Danrem.
Selama ini transportasi barang hanya tergantung angkutan udara, lanjutnya, yang sangat mahal dan secara otomatis akan menaikkan harga kebutuhan. Disamping itu juga, dengan harga yang begitu mahal dapat menghambat pembangunan di daerah pegunungan.
Danrem menjelaskan, TNI menggelar pos di sepanjang titik pembangunan trans Jayapura-Wamena dalam rangka memberikan keamanan.
“Kita berharap pos-pos sepanjang jalan ini, kedepan bisa menjadi titik permukiman sehingga kita bisa mendorong terjadinya transmigrasi lokal dan kita dorong kementerian terkait untuk mengambil bagian seperti dalam bidang pendidikan, kesehatan dan bidang lainnya”, harap Danrem.
Terkait pelaksanaan sosialisasi dan himbauan aturan BPPJN, Danrem menyampaikan, segera melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat. “Kita juga berharap pemerintah daerah ikut menghimbau dan mensosialisasikan aturan ini kepada pelaku usaha baik di Jayapura maupun di Wamena”, kata Danrem.
Pewarta : Muhsidin
Editor : Editor Papua
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kodim 1702 Jayawijaya dorong peningkatan disiplin prajurit layanan ke warga
22 January 2026 18:36 WIB
Prajurit TNI Satgas Yonif 511/DY ajak warga Lanny Jaya doa bersama sambut 2026
30 December 2025 13:20 WIB
Prajurit TNI Satgas Yonif 521/DY bagikan 1.000 paket Natal di Tanah Papua
29 December 2025 22:30 WIB
Prajurit TNI Satgas Yonif 511/DY pastikan keamanan bakar batu di Mokoni Lanny Jaya
29 December 2025 18:39 WIB
Kodim 1702/Jayawijaya tegaskan Natal memperkuat nilai toleransi dan persaudaraan
28 December 2025 17:02 WIB
Prajurit Satgas Yonif 753/AVT melakukan binter perbatasan RI-PNG di Kampung Mot
18 December 2025 18:11 WIB
Prajurit TNI Satgas Yonif 511 salurkan Alkitab ke warga Lanny Jaya sambut Natal
10 December 2025 11:12 WIB
Koramil 1702/01 Wamena Kodim Jayawijaya gelar GPM menjelang Hari Raya Natal
07 December 2025 18:02 WIB