Logo Header Antaranews Papua

TP PKK Jayawijaya dorong penanganan stunting lewat pelatihan kader

Senin, 16 Februari 2026 12:04 WIB
Image Print
Ketua TP PKK Kabupaten Jayawijaya dr Idawati Waromi Murib diwawancarai sejumlah wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. ANTARA/Yudhi Efendi

Wamena (ANTARA) - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan mendorong program penanganan stunting di 40 distrik di daerah setempat melalui pembinaan kader PKK.

Ketua TP PKK Kabupaten Jayawijaya dr Idawati Waromi di Wamena, Minggu mengatakan pihaknya membina kurang lebih 300 kader TP PKK di setiap kampung yang salah satu tugas utamanya saat ini terkait dengan penanganan stunting.

“Kami pikir masalah stunting ini bukan hanya menjadi tugas organisasi perangkat daerah atau OPD teknis, tetapi PKK pun memiliki tugas yang sama dalam penanganannya,” katanya.

Menurut dia, kehadiran TP PKK untuk membantu masalah penanganan stunting dengan pemberian makanan tambahan untuk pemenuhan gizi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

“Kader PKK pun memiliki kepekaan dan kemampuan dalam penanganan stunting seperti timbang balita, mengukur panjang balita serta pemberian makanan tambahan bagi balita, ibu hamil dan menyusui,” ujarnya.

Dia menjelaskan penanganan stunting menjadi salah satu tugas pokok PKK dalam membina dan memberdayakan keluarga untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga.

“PKK berperan sebagai agen perubahan sosial yang fokus pada keluarga sebagai unit terkecil pembangunan,” katanya.

Dia menambahkan negara kuat bermula saat keluarga kuat, baik secara ekonomi, sosial, maupun kesehatan.

“Saat keluarga itu sehat maka segala sesuatu akan baik terutama mereka mampu bekerja, bersekolah berinteraksi sosial dengan baik. Maka salah satu tugas kami adalah membantu penanganan stunting di 328 kampung dan empat kelurahan di Jayawijaya,” ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026