Timika (ANTARA) -  PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Timika, Papua, segera melakukan uji coba pengoperasian sejumlah peralatan listrik yang akan dipasang di sejumlah tempat pertandingan PON XX.

Manajer PLN UP3 Timika Marthinus Irianto Pasensi di Timika, Senin, mengatakan sejak 2020 PLN Timika telah menerima pengiriman sejumlah peralatan yang akan digunakan untuk mendukung keandalan listrik saat menghadapi penyelenggaraan PON XX.

Peralatan-peralatan itu seperti UPS (Uninterruptible Power Supply), genset, trafo bergerak, kabel bergerak, gardu bergerak dan lainnya.

Peralatan genset mobile sebanyak 23 unit terdiri atas 500 KW sebanyak 5 unit, 200 KW sebanyak 8 unit dan 100 KW sebanyak 10 unit, Sementara UPS bergerak sebanyak 24 unit terdiri atas 4 unit berkapasitas 100 KVA dan 20 unit berkapasitas 40 KVA.

Saat ini peralatan-peralatan tersebut masih disimpan di  PLTMG Pomako Timika.

"Kami merencanakan setiap bulan akan melakukan uji commisioning mesin-mesin genset bergerak juga peralatan lain seperti UPS, kabel bergerak dan gardu bergerak. Untuk tahap pertama kami akan melakukan uji coba di Gedung Eme Neme Yauware Timika yang akan menjadi lokasi pertandingan Judo dan Tarung Drajat. Setelah itu kami akan uji coba di lokasi pertandingan Aero Modeling yang ada di SP5," jelas Marthinus.

Menurut dia, belum semua lokasi atau tempat pertandingan telah dipasang jaringan instalasi listriknya sehingga ujicoba peralatan tersebut hanya dilakukan pada tempat pertandingan yang sudah siap jaringan listriknya.

Pada saat uji coba peralatan-peralatan tersebut, akan diskenariokan terjadi pemadaman listrik di arena pertandingan PON XX.

Meski listrik PLN Timika padam, namun pertandingan tetap berlangsung lantaran secara otomatis UPS yang menyimpan daya listrik langsung berfungsi sambil menghidupkan mesin genset.

Menjelang perhelatan PON XX Papua yang dijadwalkan berlangsung pada 2-15 Oktober 2021, Tim PLN Pusat yang sebelumnya ikut menyukseskan penyelenggaraan Asian Games Jakarta-Palembang 2018 akan melakukan supervisi ke Timika dan Papua pada umumnya.

Marthinus menambahkan jajarannya sudah dua kali menyurati pihak PB PON XX Papua Sub Kluster Mimika terkait kesiapan daya listrik pada masing-masing arena pertandingan.

"Kami ingin mendapatkan kepastian dari Sub PB PON di setiap venue itu kebutuhan daya listriknya berapa besar, berapa yang sudah ada, dan berapa yang masih harus disiapkan. Dengan dasar informasi dari Sub PB PON Mimika maka kami akan menyiapkan trafo dan genset sebesar yang dibutuhkan pada masing-masing venue," jelas Marthinus. Peralatan genset bergerak berkapasitas 500 KW disiapkan oleh PLN untuk mendukung kehandalan pasokan listrik selama penyelenggaraan PON XX Papua, 2-15 Oktober 2021. (ANTARA/Evarianus Supar)
PLN Timika sendiri membutuhkan sekitar 200 personel yang akan menjaga dan mengoperasikan semua fasilitas kelistrikan pada setiap arena pertandingan pada PON XX Papua mendatang.

"Sampai saat ini kami masih menunggu ada satu-dua venue yang belum melakukan penyambungan jaringan listrik. Kami berharap ini secepatnya diajukan agar kami bisa segera melakukan ujicoba peralatan yang sudah kami siapkan sesuai dengan daya yang dibutuhkan," harap Marthinus.
 

Pewarta : Evarianus Supar
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2024