Desainer Ivan Gunawan ajak 4.000 warga ikut Vaksin Merdeka di Tambora
Senin, 16 Agustus 2021 18:19 WIB
Desainer dan presenter Ivan Gunawan (ANTARA/Maria Cicilia Galuh)
Jakarta (ANTARA) - Desainer dan pesohor Ivan Gunawan mengajak 4.000 warga mengikuti program "Vaksin Merdeka" di gelanggang olahraga Pekojan, Tambora, Jakarta Barat.
"Target kita tembus di angka 4.000 dosis. Program ini berjalan berkat peran serta tenaga kesehatan puskesmas serta semua ikut andil. Jadi kita semua nikmati gotong royong karena kita ingin sehat bersama," kata Ivan, Senin.
Pria kelahiran Jakarta pada tahun 1981 ini merasa perlu terlibat dalam kegiatan tersebut karena merasa prihatin dengan kondisi masyarakat yang banyak menolak vaksin.
Dia menilai warga yang menolak vaksin merupakan korban berita hoaks karena ditakut-takuti oleh pihak tertentu.
"Keluhan selama ini ternyata benar, yang besar dilawan ketakutan akan berita hoaks yang dibesar-besarkan. Sehingga masyarakat takut," kata Ivan.
Karenanya, Ivan pun berusaha hadir demi menarik perhatian masyarakat agar mau ikut program vaksin. Dia juga berusaha mengedukasi masyarakat tentang manfaat vaksin bagi kesehatan tubuh.
Sejauh ini, Ivan mengaku kehadirannya berhasil menarik perhatian masyarakat untuk ikut program vaksin. Itu terlihat dari ratusan warga yang menggeruduk gelanggang olahraga demi mengikuti vaksin.
"Sampai hari ini masih banyak temen-taman lansia yang akhirnya berani dan aku tanya kenapa mau vaksin, karena mau ketemu Kak Igun," kata Ivan.
Di saat yang sama, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo mengatakan publik figur cukup menarik animo masyarakat untuk ikut ke gerai vaksin.
Sebelumnya, pihaknya juga sempat menggandeng artis legendaris Ari Wibowo dan Reynold Subakti di program "Vaksin Massal" kawasan Kembangan.
"Saya harap kegiatan ini ditiru elemen lain, memudahkan masyarakat untuk vaksin agar bisa mencapai herd immunity," kata Ady.
"Target kita tembus di angka 4.000 dosis. Program ini berjalan berkat peran serta tenaga kesehatan puskesmas serta semua ikut andil. Jadi kita semua nikmati gotong royong karena kita ingin sehat bersama," kata Ivan, Senin.
Pria kelahiran Jakarta pada tahun 1981 ini merasa perlu terlibat dalam kegiatan tersebut karena merasa prihatin dengan kondisi masyarakat yang banyak menolak vaksin.
Dia menilai warga yang menolak vaksin merupakan korban berita hoaks karena ditakut-takuti oleh pihak tertentu.
"Keluhan selama ini ternyata benar, yang besar dilawan ketakutan akan berita hoaks yang dibesar-besarkan. Sehingga masyarakat takut," kata Ivan.
Karenanya, Ivan pun berusaha hadir demi menarik perhatian masyarakat agar mau ikut program vaksin. Dia juga berusaha mengedukasi masyarakat tentang manfaat vaksin bagi kesehatan tubuh.
Sejauh ini, Ivan mengaku kehadirannya berhasil menarik perhatian masyarakat untuk ikut program vaksin. Itu terlihat dari ratusan warga yang menggeruduk gelanggang olahraga demi mengikuti vaksin.
"Sampai hari ini masih banyak temen-taman lansia yang akhirnya berani dan aku tanya kenapa mau vaksin, karena mau ketemu Kak Igun," kata Ivan.
Di saat yang sama, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo mengatakan publik figur cukup menarik animo masyarakat untuk ikut ke gerai vaksin.
Sebelumnya, pihaknya juga sempat menggandeng artis legendaris Ari Wibowo dan Reynold Subakti di program "Vaksin Massal" kawasan Kembangan.
"Saya harap kegiatan ini ditiru elemen lain, memudahkan masyarakat untuk vaksin agar bisa mencapai herd immunity," kata Ady.
Pewarta : Walda Marison
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemarin, saat terakhir Rina Gunawan sampai mobil Honda Jazz setop produksi
04 March 2021 9:04 WIB, 2021
KPU Kabupaten Bandung tetapkan Dadang-Sahrul Gunawan jadi pemenang Pilbup
16 December 2020 2:54 WIB, 2020
F gadis yang dibawa kabur alami beban psikologi jika bertemu dengan orang tua
25 August 2020 5:57 WIB, 2020
Karutan Surabaya: Penyebab meninggalnya Henry J Gunawan di Medaeng diselidiki
23 August 2020 7:05 WIB, 2020
Terpopuler - Gaya Hidup
Lihat Juga
Diskominfo Papua ajak pelajar bijak gunakan telepon seluler di era digital
30 January 2026 12:18 WIB