Indonesia berpeluang meraih dua medali parabadminton tunggal putra SU5
Sabtu, 4 September 2021 12:39 WIB
Atlet bulutangkis asal Indonesia Dheva Anrimusthi bertanding melawan atlet bulutangkis asal Polandia Bartlomiej Mroz dalam tunggal putra Paralimpiade Tokyo 2020 di Yoyogi National Stadium, Tokyo, Jepang, Jumat (3/9/2021). REUTERS/Thomas Peter/rwa/cfo (REUTERS/THOMAS PETER)
Jakarta (ANTARA) - Timnas parabadminton Indonesia berpeluang merebut medali emas dan perunggu dari sektor tunggal putra SU5 Paralimpiade Tokyo melalui Dheva Anrimusthi dan Suryo Nugroho.
Kabar baik itu diperoleh setelah Dheva mengalahkan Suryo dalam pertemuan di babak semifinal yang berlangsung di Yoyogi National Stadium, Tokyo, Sabtu.
Dheva yang bertitel unggulan teratas, unggul 21-13, 21-15 atas rekan sepelatnasnya yang menduduki peringkat tiga dunia.
Sebelumnya, Dheva dan Suryo sudah bertemu di babak penyisihan Grup A. Dengan kemenangan telak diperolah Dheva 21-7, 21-7 pada Rabu.
Namun dalam pertemuan kedua yang berjalan 37 menit, atlet peraih medali emas Kejuaraan Dunia BWF 2019 ini dipaksa bekerja keras karena permainan Suryo yang lebih alot.
Suryo secara konsisten mampu menekan Dheva yang lebih aktif menyerang. Bahkan atlet asal Surabaya ini sempat menciptakan keunggulan dari Dheva.
Meski begitu, penempatan dan pukulan Dheva yang akurat menjadi penentu kemenangannya di babak empat besar atas Suryo.
Hasilnya, Dheva lolos ke babak final untuk perebutan medali emas. Sementara Suryo, peraih medali emas Asian Paragames 2018, masih berkesempatan menyabet medali perunggu dalam babak perebutan selanjutnya.
Suryo dan Dheva masih menanti calon lawan antara Fang Jen Yu dari Taiwan dan Cheah Liek Hou dari Malaysia yang tengah menjalani laga semifinal.
Kabar baik itu diperoleh setelah Dheva mengalahkan Suryo dalam pertemuan di babak semifinal yang berlangsung di Yoyogi National Stadium, Tokyo, Sabtu.
Dheva yang bertitel unggulan teratas, unggul 21-13, 21-15 atas rekan sepelatnasnya yang menduduki peringkat tiga dunia.
Sebelumnya, Dheva dan Suryo sudah bertemu di babak penyisihan Grup A. Dengan kemenangan telak diperolah Dheva 21-7, 21-7 pada Rabu.
Namun dalam pertemuan kedua yang berjalan 37 menit, atlet peraih medali emas Kejuaraan Dunia BWF 2019 ini dipaksa bekerja keras karena permainan Suryo yang lebih alot.
Suryo secara konsisten mampu menekan Dheva yang lebih aktif menyerang. Bahkan atlet asal Surabaya ini sempat menciptakan keunggulan dari Dheva.
Meski begitu, penempatan dan pukulan Dheva yang akurat menjadi penentu kemenangannya di babak empat besar atas Suryo.
Hasilnya, Dheva lolos ke babak final untuk perebutan medali emas. Sementara Suryo, peraih medali emas Asian Paragames 2018, masih berkesempatan menyabet medali perunggu dalam babak perebutan selanjutnya.
Suryo dan Dheva masih menanti calon lawan antara Fang Jen Yu dari Taiwan dan Cheah Liek Hou dari Malaysia yang tengah menjalani laga semifinal.
Pewarta : Roy Rosa Bachtiar
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Disparbudpora Mimika gelar turnamen bulu tangkis guna jaring atlet
27 September 2023 20:24 WIB, 2023
BNI berterima kasih telah dilibatkan dalam pengembangan olahraga bulu tangkis
09 February 2023 20:57 WIB, 2023
BNI berkomitmen dukung penuh peningkatan prestasi bulu tangkis Indonesia
30 January 2023 14:36 WIB, 2023
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Komisi IV DPR Papua Pegunungan minta pemda bangun sarana olahraga di Jayawijaya
17 April 2026 8:47 WIB