Kupang (ANTARA) - Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur Irjen Pol Lotharia Latif mengimbau kepada anggotanya untuk tidak perlu anti kritik atas berbagai kritik yang disampaikan oleh masyarakat.

"Ya selama masyarakat itu memberikan kritik yang membangun anggota tidak perlu reaktif karena itu tanda sayang dan cinta masyarakat kepada Polri," katanya kepada wartawan di Kupang, Sabtu.

Hal ini disampaikannya berkaitan dengan lukisan mural dalam Festival Mural 2021 yang bisa saja berisi kritikan kepada institusi Polri atas kinerja yang sudah di lakukan selama ini.

Komandan berbintang dua itu mengatakan bahwa jika ada kritikan dari masyarakat hal yang perlu dilakukan adalah mengintrospeksi diri untuk mencari tahu apa saja yang yang harus diperbaiki dalam institusi itu.

"Kalau dapat kritikan ya kita harus introspeksi diri lagi untuk memperbaiki saja yang perlu dibenahi," tambah dia.

Ia juga mengatakan bahwa kegiatan festival mural ini juga bagian dari ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa Polri sangat menghormati kebebasan berekspresi.

Sementara itu Kapolri Jenderal Polisi Listyo S Prabowo, pada acara puncak Bhayangkara Mural Festival 2021 di Lapangan Bhayangkara,mengatakan bahwa kegiatan lomba mural tersebut adalah bukti instansi yang dia pimpin tidak anti kritik dan menghormati kebebasan berekspresi.

"Hari ini adalah bukti kami menghargai kebebasan ekspresi," kata dia, di Jakarta.

Instansi itu melaksanakan Bhayangkara Mural Festival 2021 Piala Kapolri untuk yang pertama kalinya, yang diikuti 803 peserta dari 34 Polda jajaran serta wilayah Jabodetabek.
 

Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2024