Kasad minta masukan purnawirawan TNI AD atasi konflik di Papua
Sabtu, 19 Februari 2022 2:18 WIB
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman (kanan) mendengar masukan dari para purnawirawan TNI AD saat menghadiri forum silaturahmi di Markas Besar TNI AD, Jakarta, Jumat (18/2/2022). ANTARA/HO-Dinas Penerangan TNI AD
Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman meminta masukan dari tokoh-tokoh purnawirawan TNI AD mengenai penyelesaian konflik di Papua.
Dalam Forum Silaturahmi bersama Purnawirawan TNI AD di Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Jumat, Kasad menyampaikan pihaknya saat ini mengedepankan pembinaan teritorial di Papua.
Terkait dengan masalah itu, salah satu tokoh purnawirawan TNI AD, Jenderal TNI Purn. Agum Gumelar, sependapat dengan pendekatan pembinaan teritorial TNI.
"Ancaman tersebut dapat diatasi dengan peran aktif secara benar dari kegiatan pembinaan teritorial di daerah, termasuk kegiatan intelijen, serta melaksanakan koordinasi yang ketat dengan berbagai pihak, dan terus menjaga soliditas TNI dan Polri sehingga dapat menjaga keutuhan NKRI," kata Agum Gumelar kepada Kasad sebagaimana dikutip dari siaran tertulis Dinas Penerangan TNI AD.
Letjen TNI Purn. Sjafrie Sjamsoedin mengingatkan pentingnya memelihara citra TNI sebagai tentara pejuang, tentara rakyat, dan tentara nasional untuk mendekatkan para prajurit dengan rakyat, terutama di daerah konflik.
Dalam kesempatan yang sama, Sjafrie berpesan kepada Kasad bahwa seluruh upaya menyelesaikan konflik harus berpedoman pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, khususnya Pasal 27 dan Pasal 30.
Dalam pertemuan yang sama, Kasad kepada para purnawirawan menyampaikan forum di Mabesad itu tidak hanya jadi ajang silaturahmi, tetapi jadi kesempatan untuk bertukar pikiran.
"Saya juga memohon bimbingan dan arahan kepada para senior agar muruah Angkatan Darat tetap terjaga," kata Dudung kepada para purnawirawan TNI AD.
Para purnawirawan sependapat dengan itu, sebagaimana disampaikan oleh Jenderal TNI Purn. Ryamizard Ryacudu, forum silaturahmi menunjukkan adanya kesinambungan hubungan antara senior dan junior.
"Rantai Komando tidak boleh putus. Teruslah baik-baik terhadap rakyat. Bila sudah seperti itu, tanpa diminta rakyat pun akan mendukung TNI AD," kata Ryamizard.
Apresiasi yang sama juga turut disampaikan oleh Letjen TNI Purn. J. Suryo Prabowo, Letjen TNI Purn. Romulo Robert Simbolon, Letjen TNI Purn. Suyono, dan Mayjen TNI Purn. Glenny Kairupan, dan Mayjen TNI Purn. Bimo Prakoso.
Dalam Forum Silaturahmi bersama Purnawirawan TNI AD di Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Jumat, Kasad menyampaikan pihaknya saat ini mengedepankan pembinaan teritorial di Papua.
Terkait dengan masalah itu, salah satu tokoh purnawirawan TNI AD, Jenderal TNI Purn. Agum Gumelar, sependapat dengan pendekatan pembinaan teritorial TNI.
"Ancaman tersebut dapat diatasi dengan peran aktif secara benar dari kegiatan pembinaan teritorial di daerah, termasuk kegiatan intelijen, serta melaksanakan koordinasi yang ketat dengan berbagai pihak, dan terus menjaga soliditas TNI dan Polri sehingga dapat menjaga keutuhan NKRI," kata Agum Gumelar kepada Kasad sebagaimana dikutip dari siaran tertulis Dinas Penerangan TNI AD.
Letjen TNI Purn. Sjafrie Sjamsoedin mengingatkan pentingnya memelihara citra TNI sebagai tentara pejuang, tentara rakyat, dan tentara nasional untuk mendekatkan para prajurit dengan rakyat, terutama di daerah konflik.
Dalam kesempatan yang sama, Sjafrie berpesan kepada Kasad bahwa seluruh upaya menyelesaikan konflik harus berpedoman pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, khususnya Pasal 27 dan Pasal 30.
Dalam pertemuan yang sama, Kasad kepada para purnawirawan menyampaikan forum di Mabesad itu tidak hanya jadi ajang silaturahmi, tetapi jadi kesempatan untuk bertukar pikiran.
"Saya juga memohon bimbingan dan arahan kepada para senior agar muruah Angkatan Darat tetap terjaga," kata Dudung kepada para purnawirawan TNI AD.
Para purnawirawan sependapat dengan itu, sebagaimana disampaikan oleh Jenderal TNI Purn. Ryamizard Ryacudu, forum silaturahmi menunjukkan adanya kesinambungan hubungan antara senior dan junior.
"Rantai Komando tidak boleh putus. Teruslah baik-baik terhadap rakyat. Bila sudah seperti itu, tanpa diminta rakyat pun akan mendukung TNI AD," kata Ryamizard.
Apresiasi yang sama juga turut disampaikan oleh Letjen TNI Purn. J. Suryo Prabowo, Letjen TNI Purn. Romulo Robert Simbolon, Letjen TNI Purn. Suyono, dan Mayjen TNI Purn. Glenny Kairupan, dan Mayjen TNI Purn. Bimo Prakoso.
Pewarta : Genta Tenri Mawangi
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Papua-Pemkab Biak gelar rakor cek persiapan pelaksanaan STC 2023
13 October 2023 21:07 WIB, 2023
Staf Khusus :17 kali kunjungan Presiden Joko Widodo bentuk perhatian ke Papua
10 July 2023 19:47 WIB, 2023
KSP Moeldoko sebut TNI/Polri perlu diberikan peran yang tepat untuk tugas operasi di Papua
06 July 2023 4:33 WIB, 2023
Staf Ahli Gubernur Papua: Festival Biak Munara Wampasi gerakkan pariwisata
01 July 2023 17:46 WIB, 2023
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Kemendagri pastikan lelang pembangunan KIPP Papua Pegunungan dilaksanakan Juni 2026
08 March 2026 10:28 WIB
Gubernur Fakhiri sebut RPJMD 2025--2029 jadi pijakan transformasi pembangunan Papua
06 March 2026 8:17 WIB
Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Papua gandeng Polri amankan lapas di Bumi Cenderawasih
04 March 2026 18:37 WIB
Gubernur Papua Selatan minta ASN berada di garis depan guna menjaga toleransi
27 February 2026 6:28 WIB