Manokwari (ANTARA) - Kasus meninggal dunia akibat COVID-19 di Provinsi Papua Barat bertambah dua orang pada Minggu, berasal dari Kabupaten Manokwari dan Kabupaten Sorong.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Papua Barat Arnold Tiniap mengatakan dua kasus meninggal terkonfirmasi positif COVID-19 tercatat memiliki riwayat sakit penyerta.

"Tambahan dua kasus meninggal hari ini diduga memiliki sakit penyerta, sehingga total kasus meninggal akibat COVID-19 di Papua Barat menjadi 367 orang," ujar Arnold Tiniap.
 
Ia juga melaporkan tambahan 81 kasus positif pada Minggu, berasal dari Kabupaten Teluk Bintuni 54, Manokwari 9, Kota Sorong 6, Sorong Selatan 4, Fakfak 3, Raja Ampat 3, dan Kabupaten Sorong 2.
 
"Dari total 1.638 kasus aktif COVID-19 di Papua Barat Kabupaten Teluk Bintuni masih yang tertinggi dengan 852 kasus positif, disusul Teluk Wondama 174 kasus dan Kabupaten Manokwari 130 kasus," ujar Arnold Tiniap.
 
Sementara itu satgas COVID-19 Papua Barat juga mencatat tambahan 209 pasien di Papua Barat sembuh dari COVID-19 yang berada dari 7 kabupaten dan kota.
 
"Hingga akhir pekan kemarin, kami mencatat bahwa kasus sembuh dari COVID-19 mulai meningkat daripada temuan kasus positif di 13 kabupaten dan kota," kata Tiniap.
 
 
Meski demikian Satgas COVID-19 Papua Barat terus mengimbau masyarakat agar patuhi protokol kesehatan saat berada di luar rumah, dan segera lengkapi vaksinasi.

"Ingat, bahwa protokol kesehatan untuk pencegahan dari luar, sementara vaksin COVID-19 untuk kekebalan imunitas tubuh dari dalam," kata Arnold Tiniap. ***3***.

Pewarta : Hans Arnold Kapisa
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2024