Logo Header Antaranews Papua

Kapolres Puncak Jaya: Satu warga meninggal saat bentrokan di Mulia

Rabu, 5 Februari 2025 21:41 WIB
Image Print
Aparat keamanan berupaya menghimbau massa salah satu pendukung calon Bupati dan Wakil Bupati Puncak Jaya yang hendak menyerang pendukung lainnya, di Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Rabu (5/2/2025). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi.
Saat ini situasi relatif kondusif

Jayapura (ANTARA) - Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara mengatakan satu orang dilaporkan meninggal akibat pertikaian antardua pendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Puncak Jaya, di Mulia, Papua Tengah, Rabu (5/2).

Kuswara menyebutkan selain menyebabkan seorang warga dari salah satu pendukung yang meninggal, juga pertikaian tersebut mengakibatkan 131 orang luka-luka dan 30 unit rumah terbakar.

"Aksi saling serang itu terjadi Rabu pagi hingga sore (5/2)," kata Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara kepada ANTARA, Rabu.

Saat dihubungi dari Jayapura, Kapolres Puncak Jaya mengatakan pertikaian antarpendukung pasangan calon tersebut itu sudah beberapa kali terjadi.

Dia mengatakan aparat keamanan berupaya menghimbau kedua kelompok pendukung untuk tidak saling menyerang karena dapat menimbulkan korban jiwa dan harta benda.

"Saat ini situasi keamanan relatif kondusif karena kedua massa sudah memisahkan diri dan kembali ke posko masing - masing," ujarnya.

Dia mengatakan personel TNI-Polri masih bersiaga guna mengantisipasi aksi susulan.

Pada Pilkada Serentak 2024 diikuti dua pasangan calon bupati dan wakil bupati Puncak Jaya, yakni pasangan Yuni Wonda-Mus Kogoya dan pasangan Miren Kogoya-Wendi.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kapolres Puncak Jaya: Seorang warga meninggal saat bentrokan di Mulia



Pewarta :
Editor: Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026